Pengrajin Peti Jenazah di Kediri Keteteran Layani Pesanan - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Pengrajin Peti Jenazah di Kediri Keteteran Layani Pesanan
Pengrajin Peti Jenazah di Kediri, Della Juang Pratama (Foto: Anis Firmansah/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Pengrajin Peti Jenazah di Kediri Keteteran Layani Pesanan

Satukanal.com, Kediri – Pengrajin Peti Jenazah menuai banyak permintaan di masa pandemi Covid-19. Bermodalkan keterampilan, papan kayu dari triplek dan aluminium foil, mereka kewalahan memenuhi tingginya permintaan.

Salah satu Pengrajin Peti Jenazah, Della Juang Pratama (25) warga Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, mengaku sangat kewalahan memenuhi permintaan di wilayah Kediri. Dibandingkan sebelum pandemi Covid-19, produksinya saat ini meningkat hingga 70 persen. “Permintaannya sangat meningkat, jadi produksi kita lebih meningkat hingga 70 persen sebelum pandemi Covid-19,” ungkap Della kepada satukanal.com, Sabtu (10/7/2021).

Della menceritakan bahwa usaha pembuatan peti jenazah telah dia geluti secara turun-temurun dari orang tuanya yang dirintis tahun 2000. Kala itu, hanya melayani pemakaman Gereja di Kediri. Bahkan, sebelum pandemi Covid-19, dirinya selalu menyediakan 10 peti jenazah untuk stok cadangan permintaan selama satu bulan.

Baca Juga :  Pemerintah Putuskan PPKM Darurat Diperpanjang

Namun, di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, jumlah stok tersebut habis dalam kurun waktu satu hari saja. “Sebelum pandemi stok ada 10 unit, biasanya setengah sampai 1 bulan baru habis. Kalau hari-hari ini, sehari 10 unit saja kurang. Sudah tak ada stok di rumah,” ujarnya.

Menurut Della, tingginya permintaan peti buatannya disebabkan oleh angka kasus kematian Covid-19 yang terus bertambah setiap harinya. Para pelanggannya juga berasal dari berbagai rumah sakit besar di wilayah Kota/Kabupaten Kediri. “Peningkatan lebih dari rumah sakit dikarenakan Covid ini, dari RS Muhammadiyah, RS Gambiran, RS Baptis. Kalau akhir-akhir ini ketambahan RS HVA Pare dan RS SLG,” tuturnya.

Dia juga menjelaskan, secara bentuk tidak ada perbedaan dalam pembuatan peti jenazah khusus pasien Covid-19. Namun, ia berinisiatif untuk menambahkan aluminium foil, guna menutup celah kebocoran di peti jenazah. “Bahannya dari papan triplek, cat diplitur agar lebih rapi. Ditambahkaan lapisan aluminium foil biar celah-celahnya gak bocor,” tambah Della.

Baca Juga :  Idul Adha 2021, Takbir Keliling dan Salat Ied Kota Malang Ditiadakan

Peti jenazah untuk kasus Covid-19 ini berukuran, panjang 190 cm dan lebar 50 cm. Saat ini, Della juga dibantu dengan 10 orang pekerja,. Sayangnya, jumlah pekerja yang membantunya tersebut dirasa belum cukup karena ia mengaku masih kewalahan memenuhi permintaan produksinya.

Ditanya mengenai harga peti jenazah buatannya, Ia mengatakan harganya yakni ada di kisaran Rp 1.350.000  hingga Rp 1.500.000 sebelum pandemi.  “Range harga peti jenazah sebelum pandemi Rp 1.350.000 sampai 1.500.000. Namun, dengan rasa kemanusiaan, kita buat harga khusus untuk beberapa rumah sakit dalam penanganan kasus Covid-19,” pungkasnya.

 

 

Pewarta : Anis Firmansah
Editor : Adinda

Kanal Terkait