SATUKANAL.COM
BERITA

Pengamat Nilai Polemik Transportasi Online Rawan Jadi Komoditas Politik Jelang Pilwali 2018

Satuchannel.com, Kota Malang – Polemik transportasi online dengan transportasi konvensional dalam sembilan bulan terakhir menjadi salah satu komoditas politik panas yang digoreng menjelang Pilwali Kota Malang di 2018.

Menurut Pengamat Kebijakan Publik, Barkah Prantama, menggiring persoalan tersebut ke ranah politik merupakan hal sah, bagi siapa saja yang mempunyai kepentingan di momen politik tahun depan.

“Pemkot Malang terkesan lamban mengambil langkah – langkah pencegahan atas potensi polemik dan kekisruhan yang sebenarnya sudah tampak jauh – jauh hari,” ujar Barkah Selasa petang (26/9).

Baca Juga :  Diduga Tak Akur, Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Kediri Diganti

Ia menambahkan memang pemerintah tidak dapat dihukum karena gagal dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat. Termasuk kegagalan dalam menyikapi polemik transportasi online dengan konvensional ini.

“Tapi pemerintah dalam hal ini incumbent, bisa dihukum secara politik oleh masyarakat, apabila dampak polemik ini dirasakan signifikan oleh masyarakat luas,” tambah pria yang juga dosen Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Brawijaya.

Menurutnya, ‘hukuman’ yang dimaksud tersebut berupa migrasi pilihan pada calon lain di tahun depan. Hal ini tentu bisa menjadi bumerang bagi Walikota incumbent bila gagal menyelesaikan tahun depannya akan berat.

Baca Juga :  Diduga Tak Akur, Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Kediri Diganti

“Bila persoalan ini berhasil bisa jadi merupakan amunisi tambahan untuk berkata ‘Saya layak pimpin Kota Malang’,” pungkasnya. (Aris)

Kanal Terkait