Pendapatan Tak Menentu, Petani Kabupaten Malang Mulai Jajal Budidaya Koi - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Pendapatan Tak Menentu, Petani Kabupaten Malang Mulai Jajal Budidaya Koi
BERITA Kanal Feature

Pendapatan Tak Menentu, Petani Kabupaten Malang Mulai Jajal Budidaya Koi

Satukanal.com, Malang – Pendapatan tak menentu yang didapatkan para petani, membuat mereka beralih menjadi pembudidaya ikan koi guna mencoba peruntungan baru.

Seperti yang dilakukan oleh salah satu warga di Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang yang awalnya bertani sayur-sayuran kemudian menjajal budidaya ikan koi bersama beberapa  warga lainnya.

Ikan asal Jepang tersebut dipilih para petani karena memang belum banyak dibudidayakan di Malang Raya. Karena penjualannya yang selalu stabil membuat petani tergiur untuk mencoba.

“Ya kami mencoba dari membuat kolam yang layak untuk budidaya ikan koi. Diantaranya seperti harus agak dalam, airnya bersih dan sirkulasinya terjaga,” ucap Sunaryo, salah satu pembudidaya koi, Senin (17/5).

Menurut Sunaryo, Selain perhatian pada air, pakan yang diberikan juga harus diperhitungkan. Mengingat, ada beberapa jenis pakan dengan memiliki kegunaan dan keunggulan yang berbeda-beda.

Baca Juga :  Berkaca dari Tahun Lalu, Disdikbud Kota Malang Benahi PPDB Jalur Prestasi

Ikan yang memiliki bermacam-macam warna ini bisa dijual sejak umur 6 bulan. Kerentanan jadi hal utama usia tersebut dipilih. Karena, jika terlalu muda ikan akan mudah mati.

Dalam kolam seluas 25 meter persegi milik Sunaryo terdapat kurang lebih 300 ekor ikan. Setiap ekornya dihargai kisaran Rp 200 hingga 550 ribu. Tergantung ukuran, warna dan jenis koi.

Hasil bududaya Ikan Koi miliknya kini penjualannya sudah mencapai Jogja. Meski masih bekerjasama dengan pembudidaya luar daerah. Ia berharap kedepannya Kabupaten Malang bisa membudidayakan ikan koi secara mandiri.

“Semoga bisa mandiri nantinya. Sekarang cari ilmunya dan formula yang bagus dulu agar budidaya ikan koi maksimal,” tutupnya.

Baca Juga :  Terserang Hama, Hasil Panen Petani Apel Anjlok

Diketahui, beberapa petani di wilayah Kabupaten Malang sendiri banyak yang telah beralih profesi. Selain mencoba budidaya ikan Koi seperti Sunaryo, banyak juga para petani yang beralih profesi sebagai kuli bangunan, berdagang, ataupun kegiatan lain yang bisa memberikan penghasilan tambahan.

Menjadi petani merupakan salah satu profesi yang sulit dijalani pada era sekarang ini. Anjloknya hasil panen, menjadi salah satu faktor kerugian yang dialami petani. Sementara itu, banyak dari petani juga mengeluhkan harga kebutuhan pupuk tanamannya yang cenderung mahal dan sulit untuk didapatkan.

 

 

 

Pewarta : Wildan Agta Affirdausy
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait