Pemkot Malang Rencanakan Bangun Alun-alun Kedungkandang - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Mulai 12 Oktober Hingga November, Pemkot Malang Bebaskan Retribusi Para Pedagang Pasar
Walikota Malang, Sutiaji saat memberikan keterangan (Foto: ilustrasi Satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Pemkot Malang Rencanakan Bangun Alun-alun Kedungkandang

Satukanal.com, Malang – Di tengah upaya menanggulangi Covid-19, bukan berarti pemerintah kota (Pemkot) Malang acuh terhadap fasilitas umum di kotanya. Pemerintah di bawah kepemimpinan Sutiaji ini berencana membangun Alun-alun di wilayah Kedungkandang, Kota Malang.

Sutiaji mengungkapkan rencana pembangunan di daerah timur Kota Malang sebagai bentuk pemerataan pembangunan, pemecah kemacetan, dan memperindah sisi timur Kota Malang. “Ini kan fasilitas masyarakat, harus terpenuhi dengan baik. Kita arahkan ke timur Kota Malang agar pembangunannya merata. Image Kedungkandang bisa menjadi salah satu favorit kita,” ujar Sutaji.

Rencananya pembangunan Alun-alun itu berada di atas lapangan sepak bola seluas 4,5 hektare yang terletak di selatan Gor Ken Arok, Buring, Kedungkandang, Kota Malang. Beberapa desain juga sempat diusulkan dalam pembahasan rencana pembangunan Alun-alun dalam kegiatan FGD.

Baca Juga :  Parang Mojo, Motif Batik Asli Desa Wisata Bejijong Mojokerto

Salah satunya penambahan sarana prasarana bagi penjual dan fasilitas olahraga. “Timur bisa indah sekali. Jadi seluruh Kota Malang bisa dilihat keindahannya. Tapi tujuan dibuat alun-alun ini interaksi masyarakatnya bisa baik,” imbuhnya

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Wahyu Setianto menjelaskan terkait rencana pembangunan Alun-alun Kedungkandang itu sedang dalam proses pembahasan. “Bentuknya tidak segi empat, itu ada kantor masyarakat dan di timurnya lagi ada TPS. Nyebutnya itu existing Gor Ken Arok,” jelasnya.

Baca Juga :  Peringati Hari Batik, KBP Kota Malang Gelar Festival Batik Ken Dedes

Dia pun menambahkan untuk Detail Engineering Design (DED) yang sedang proses di tahun 2021, rencananya pembangunan akan segera dilaksanakan pada tahun 2022 setelah proses RAPBD 2022 selesai.

Dari situ, pihaknya belum bisa memastikan berapa anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan Alun-alun tersebut. “Belum (perkiraan anggaran). Setelah FGD ini akan kelihatan nilainya berapa. Ini finalisasi dan perlu masukan dari pak Wali hingga Lurah. Kalau pak Wali oke, maka akan jadi satu keputusan. Mudah-mudahan gak sampai November, sebelum di dok RAPBD kita anggarkan,” tandasnya.

 

Pewarta : Chosa Setya Ayu Widodo
Editor : Adinda

    Kanal Terkait