SATUKANAL.COM
BERITA

Pemkot Malang Pastikan Kurangi 20 Titik Rawan Banjir Sepanjang 2019

Pemerintah Kota Malang memastikan bakal mengurangi 20 titik rawan banjir sepanjang 2019. Seperti diketahui, saat ini sudah ada 26 titik rawan dan zona merah yang sudah dipetakan setiap kali hujan datang.

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, sampai akhir 2019 ini setidaknya tinggal enam titik yang bisa dikerjakan pada 2020. Upaya yang dilakukan di antaranya seperti pembenahan dan normalisasi drainase dan sungai. Termasuk upaya menyadarkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan di sungai.

Baca Juga :  Hari Ini, Bioskop Di Kota Malang Diizinkan Beroperasi Kembali

“Kami prediksi 2019 tinggal enam titik saja dari total 26 titik yang menjadi zona merah saat ini,” kata Sutiaji kepada wartawan belum lama ini.

Menurut dia, upaya pembenahan zona merah rawan banjir itu ditargetkan rampung pada 2020. Saat ini pembenahan sudah dilakukan dan akan kembali digenjot sejak perubahan anggaran keuangan (PAK) pada pertengahan tahun ini. “Sebagaimana data yang sudah dibuat oleh Dinas PUPR, kami optimistid semua masalah banjir akan terurai di 2020,” tambahnya.

Baca Juga :  Dongkrak Sektor Pariwisata Kabupaten Malang, Bus DAMRI Buka Trayek Baru Ke Pantai Selatan

Sementara berkaitan dengan upaya normalisasi sungai, Sutiaji mengatakan masih ada beberapa kendala yang terjadi. Salah satunya proses pengerukan drainase dan sungai yang kadang ditakutkan terjadi longsor. “Saat pengerukan, salah satu kendalanya itu tembok yang ditakutkan terjadi longsor,” jelasnya.

Sedangkan titik prioritas yang akan diselesaikan adalah kawasan Letjen Sutoyo, S. Parman, Soekarno-Hatta, Borobudur, Candi Panggung. Kemudian Galunggung, Sumbersari, Bareng dan beberapa lainnya yang kerap selalu mengalami banjir intensitas tinggi saat hujan datang.

Kanal Terkait