Pemkot Malang Kembali Masifkan Operasi Yustisi Saat PPKM | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Pemkot Malang Kembali Masifkan Operasi Yustisi Saat PPKM
BERITA HIGHLIGHT KOTA MALANG STRAIGHT NEWS

Pemkot Malang Kembali Masifkan Operasi Yustisi Saat PPKM

Satukanal.com, MalangPemerintah Kota Malang kembali menggelar operasi yustisi, guna melakukan penertiban pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19. 

Operasi Yustisi tersebut dilakukan di beberapa kawasan Kota Malang guna menindak lanjuti beberapa masyarakat yang kedapatan tidak menggunakan masker.

Status Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di beberapa wilayah seperti yang ada di Kota Malang, mewajibkan masyarakat untuk tertib mematuhi protokol kesehatan di saat pandemi Covid-19.

Tingkat kesadaran dari masyarakat Kota Malang untuk mematuhi protokol kesehatan pun masih kurang. Hal tersebut didasarkan pada beberapa temuan terkait masih banyaknya warga Kota Malang yang tidak menggunakan masker saat berada diluar rumah.

Bagi masyarakat Kota Malang yang didapati tidak menggunakan masker pada operasi yustisi ini, akan dikenai hukuman sanksi atau denda.

Drs Priyadi MM selaku Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Malang menyampaikan, masyarakat Kota Malang yang tidak menggunakan masker saat melakukan kegiatan di luar rumah maka akan di kenai hukuman denda dengan nominal bervariasi, antara Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu.

Baca Juga :  PMI Kota Malang Hadirkan Aplikasi Panic Button Emergency, Begini Cara Kerjanya

“Para pelanggar tersebut dikenakan hukuman denda dengan nominal bervariasi, antara Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu.” Ujarnya.

Drs Priyadi MM juga menyampaikan bahwa, operasi yustisi kali ini akan diberlakukan sama dengan operasi yustisi sebelumnya. Ia juga menghimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Kota Malang yang kembali masuk pada zona merah dan korban positif Covid-19 di beberapa wilayah Indonesia yang kian mengalami peningkatan. Priyadi menyampaikan agar, masyarakat tidak lenggah dan terus menerapkan 3M demi memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19.

Baca Juga :  6 Referensi Permainan Nostalgia Yang Dimainkan Dirumah Bersama Anak Saat Pandemi

Aturan protokol kesehatan 3M tersebut meliputi, memakai masker minimal 2 lapis ketika berada diluar ruangan, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menjaga jarak agar tidak terciptanya kerumunan.

Oprasi yustisi ini nantinya juga akan menertibkan restoran dan beberapa pusat perbelanjaan yang lewat jam operasional yang telah di tentukan.

Aturan pembatasan jam operasional bagi pelaku usaha seperti restoran dan pusat perbelanjaan (mall) diatur dalam Surat Eedaran Wali Kota Malang No 1 Th 2021 dan nantinya akan berlaku pada 11 Januari 2020 ini.

Pada SE Wali Kota Malang No 1 Th 2021 tersebut juga mengatur tempat ibadah dilaksanakan dengan pembatasan 50 persen dari kapasitas gedung dengan wajib menerapkan protokol kesehatan secara Covid-19 secara ketat.

 

 

 

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait