SATUKANAL.COM
Pemkot Malang
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Fingerprint Tak Efektif, Pemkot Malang Bakal Wajibkan ASN Selfie Tiap Jam

SATUKANAL – Beralih dari presensi manual berbasis tanda tangan menjadi fingerprint atau presensi menggunakan sidik jari, masih dinilai tidak efektif dalam menilai kehadiran aparatur sipil negara (ASN). Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mewacanakan presensi berbasis foto wajah.

Tak hanya dua kali sehari layaknya fingerprint, presensi berbasis foto diri itu akan dilakukan tiap jam. Artinya, satu jam sekali tiap ASN harus selfie atau swafoto untuk menunjukkan kegiatannya.

Menurut Wali Kota Malang Sutiaji, selain lebih modern, cara ini dinilai lebih efektif untuk mengantisipasi adanya perilaku ASN nakal yang memanfaatkan fingerprint.

“Ini juga bersama-sama menguji kejujuran kita, biar nggak ada lagi yang sambat dan lapor ada yang ga pernah absen tapi tetap terdata absensinya penuh,” jelasnya.

Absensi dengan menggunakan wajah ini nantinya akan dilakukan dengan aplikasi di handphone (HP). Para ASN nantinya cukup menunjukkan wajah tersenyum di masing-masing kamera. Mereka juga harus melakukan update setiap satu jam sekali.

“Kenapa harus satu jam sekali, jika rencana misal hari ini dia kerja di luar ya dia pakai itu. Dan sudah ada GPS di HP itu. Lalu, harus dengan menunjukkan wajah dengan ketawa, biar terbaca. Jadi sudah nggak bisa nitip foto ke temannya untuk diabsenkan,” imbuhnya.

Meski belum pasti nama aplikasi apa yang bakal digunakan, proses absensi wajah ini bakal diuji coba dalam waktu dekat. Ia menyebut antara bulan Maret atau April, bagian sekretariat Pemkot Malang yang akan memulai absensi wajah ini.

“Belum tahu, aplikasinya nanti bebas. Siapa founder yang bisa menarik ini juga. Yang pasti, kami akan uji coba di bulan Maret atau April di sekretariat dulu. Efektivitasnya, setelah itu nanti kila lakukan semua,” tandasnya.

Redaktur: N Ratri

Kanal Terkait