Pemkab Mojokerto Dengan PT Wilmar Group Indonesia Hasilkan Panen Raya Maksimal Melalui Perawatan Berimbang | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Pemkab Mojokerto Dengan PT Wilmar Group Indonesia Hasilkan Panen Raya Maksimal Melalui Perawatan Berimbang
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Pemkab Mojokerto Dengan PT Wilmar Group Indonesia Hasilkan Panen Raya Maksimal Melalui Perawatan Berimbang

SATUKANAL.com, MOJOKERTO– Kegiatan Panen Raya Padi Sistem Demplot (Demontrasi Plot) yang merupakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Mojokerto dengan PT. Wilmar Group Indonesia diadakan pada Selasa (1/12/2020).

Bertempat di Kecamatan Gondang kegiatan ini dihadiri oleh Pjs Bupati Mojokerto Himawan Estu dan didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Teguh Gunarko Beserta OPD terkait.

Pjs Bupati Mojokerto pada sambutannya memberi support penuh pada seluruh petani di Kabupaten Mojokerto, agar terus produktif dan berkarya meski di masa pandemi Covid-19 saat ini. Menurut Himawan, profesi bertani adalah salah satu profesi yang sangat mulia.

“Saya pribadi melihat, yang rumit dan susah itu para petani. Kalau yang enak itu pedagangnya. Bertani merasakan panasnya cuaca yang terik, belum lagi kalau hasil panen kurang bagus. Petani adalah pekerjaan yang sangat mulia. Kita harus terus memberi support,” tutur Himawan.

Kegiatan demplot sudah dimulai sejak Agustus lalu pada 12 titik di 7 kecamatan. Diantaranya Kecamatan Ngoro, Pungging, Mojosari, Trowulan, Mojoanyar, Gondang dan Bangsal.

Metode demplot sendiri dilakukan dengan memberi penyuluhan langsung kepada petani, dengan membuat lahan percontohan untuk mendorong produktifitas dan hasil pertanian. Demplot dijalankan dengan menggunakan pupuk secara tepat dan berimbang untuk hasil lebih maksimal.

Baca Juga :  PPKM Mojokerto, Pemkab Kurangi Kapasitas Pengunjung Dan Akhiri Kegiatan di Tempat Umum Pukul 20.00 WIB

Sedangkan pupuk yang digunakan adalah pupuk PT. Wilmar Group Indonesia tepatnya Pupuk Mahkota. Pupuk Mahkota PT. Wilmar diklaim berhasil meningkatkan produksi padi hingga 33 persen, setelah diterapkan di daerah lain di Jawa Timur yang juga diharapkan terwujud di Kabupaten Mojokerto.

“Per hektar lahan, diberi perlakuan pemupukan menggunakan pupuk PT. Wilmar sebanyak 50 persen, dan 50 persennya lagi menggunakan perawatan petani sendiri. Tujuan akhirnya sangat jelas, petani akan diuntungkan jika pemakaian pupuk lebih efisien dengan hasil lebih besar. Prinsipnya harus saling menguntungkan,” ungkap perwakilan PT Wilmar.

Sebelumnya, PT Wilmar telah menyatakan kesediaannya untuk menyuplai pupuk bagi para petani dengan menanggung kerugian apabila hasil panen tidka sesuai yang ditawarkan. Hasil panen pun selanjutnya akan dibeli langsung oleh PT. Wilmar.

Kerjasama yang dialkukan PT Wilmar dengan Kabupaten Mojokerto berfokus pada peningkatan produksi padi beserta pengolahannya, dengan menampung hasil produksi petani. Kerjasama ini diharapkan mampu menyejahterakan petani, seiring dengan meningkatnya hasil produksi. Sebagai imbal balik, PT. Wilmar bisa mendapatkan keuntungan dari pengolahan padi para petani.

Baca Juga :  Polres Mojokerto Ungkap Motif Serta Sanksi Pasal Berlapis Bagi Pelaku Pembuangan Dan Pembunuhan Bayi

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto, beserta dukungan seluruh petani. Kegiatan demplot ini tidak akan berjalan tanpa sinergi yang baik dari semua pihak,” kata perwakilan PT. Wilmar pada panen demplot.

Pada kesempatan itu, Himawan juga berpesan agar para petani terus memperhatikan dan menjaga betul kualitas tanah serta pemupukannya. Kerjasama dengan PT. Wilmar, menurutnya merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut.

“Mohon diperhatikan terus jangka panjangnya, seperti menjaga kualitas tanah dan pemupukan. Teman-teman petani yang sudah mencoba pupuk dari PT. Wilmar, nanti bisa sharing-sharing gimana hasilnya. Ini salah satu upaya kita untuk meningkatkan hasil panen,” ungkap Himawan menambahkan.

 

 

 

Pewarta: Adinda A.I.U.
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait