Pemkab Malang Pilih Tutup Lokasi Perayaan Tahun Baru Ketimbang Tutup Akses Jalan | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Pemkab Malang Pilih Tutup Lokasi Perayaan Tahun Baru Ketimbang Tutup Akses Jalan
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Pemkab Malang Pilih Tutup Lokasi Perayaan Tahun Baru Ketimbang Tutup Akses Jalan

SATUKANAL.com, MALANG– Pemerintah Kabupaten Malang lebih memilih untuk menutup beberapa lokasi fasilitas publik yang kerap dijadikan tempat perayaan malam tahun baru ketimbang menutup akses jalan.

Penutupan lokasi yang kerap digunakan sebagai tempat perayaan malam pergantian tahun tersebut bertujuan untuk menciptakan kondusivitas wilayah di tengah pandemi covid-19. Mengingat saat ini, Indonesia masih dilanda pandemi tersebut termasuk Kabupaten Malang.

AKBP Hendri Umar selaku Kapolres Malang mengungkapkan bahwa dengan penutupan lokasi-lokasi yang biasa digunakan sebagai perayaan tahun baru. Keadaan menjadi lebih kondusif sehingga dapat mengurangi angka penyebaran covid-19.

Menurutnya, ada beberapa lokasi yang akan ditutup jelang perayaan pergantian tahun. Beberapa lokasi tersebut diantaranya adalah stadion kanjuruhan, Hawai Waterpark serta  Kebun Teh Monosari.

“Sementara yang kami tutup Stadion Kanjuruhan, Hawai Waterpark bagian yang masuk ke kabupatennya. Kemudian Kebun Teh Wonosari. Juga Balekambang itu kami tutup semua dan tidak ada perayaan tahun baru di sana,” ungkapnya.

Baca Juga :  Prestasi Madrasah Di Kabupaten Malang Melejit, Kemenag Perbanyak Madrasah Riset Dan Keterampilan

Hendri menjelaskan bahwa alsan tidak ditutupnya akses jalan dikarenakan wilayah Kabupaten Malang cukup luas serta memiliki wilayah hingga 33 kecamatan. Apabila ditutup kemungkinan akan berdampak terhadap kemacetan dan ketidaknyamanan pengendara ketika melalui akses jalan Kabupaten Malang.

“Akses jalan tidak ditutup karena kabupaten kan wilayahnya luas dan jalan-jalannya kan belum saatnya ditutup karena nanti akan sangat terdampak,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Malang telaah mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanan perayaan natal dan tahun baru. Hendri menyebutkan bahwa dengan penutupan tempat-tempat yang biasa menjadi lokasi berkumpulnnya asyarakat pada malam pergantian tahun lebih dikuatkan dengan surat edaran tersebut.

Menurut Hendri, upaya tersebut akan sangat emmbantu mencegah persebaran covid-19 di Kabupaten Malang sehingga sangat berdampak untuk mengurangi persebaran covid-19.

Baca Juga :  Tingkatkan Kreativitas Masyarakat, Bupati Malang Buka Pameran Virtual Expo Produk Usaha Mikro Kabupaten Malang Tahun 2020

“Di Kabupaten Malang sudah ada surat edaran dari pemerintah kabupaten dan sudah melewati rapat koordinasi seluruh Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, red) dan dinas terkait bahwa tanggal 30 Desember sampai 2 Januari tidak ada tempat wisata yang dibuka,” terangnya.

Sementara itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang juga menghimbau kepada para pengelola wisata untuk menutup tempat wisatanya. Begitu halnya dengan aparat Polres Malang bersama anggota instansi lain juga terus menghimbau kepaada masyarakat agar tidak memanfaatkan momentum malam pergantian tahun dengan berkerumun dan membuat keramaian. Apalagi nekat untuk membuat acara di tempat wisata.

“Sudah kami sampaikan secara tegas agar tidak boleh ada kegiatan perayaan pergantian tahun misalnya di Stadion Kanjuruhan, Kebun Teh lawang, Balekambang serta tempat lainnya,” ungkapnya menutup pernyataan.

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait