Pemkab Malang Pangkas Mamin dan Perdin ASN - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Pemkab Malang Pangkas Mamin dan Perdin ASN
Ilustrasi ASN (Istimewa)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Pemkab Malang Pangkas Mamin dan Perdin ASN

Satukanal.com, Malang – Pandemi tentunya memberikan dampak signifikan bagi perekonomian di daerah. Tak ayal hal ini juga terjadi di Kabupaten Malang. Guna menopang pemulihan ekonomi daerah (PED), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memangkas sebagian anggaran makan dan minum (Mamin) ASN, serta perjalanan dinas (Perdin).

Bupati Malang, HM Sanusi mengungkapkan, saat ini Pemkab Malang masih fokus dalam penanganan Covid-19. Untuk itu, lanjutnya, Pemkab Malang merencanakan adanya penyesuaian anggaran yang diarahkan untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi daerah (PED).

Namun, ketika ditanya besaran persentase atau jumlah anggaran yang akan difokuskan untuk penanganan Covid-19 dan PED, Sanusi masih belum dapat menjelaskan secara pasti, meski dari pantauannya, pergerakan Covid-19 di Kabupaten Malang cenderung melandai dan mulai dapat ditekan.

Baca Juga :  PKL Stadion Kanjuruhan Boleh Buka Kembali

“Untuk jumlahnya masih belum tahu, saat ini masih fokus untuk meningkatkan capaian vaksinasi. Akan kita genjot sampai 25 ribu vaksin per hari. Saat ini kan masih 20 ribu,” terang Sanusi

Beberapa hal yang ia nilai masih berkaitan dengan pemulihan ekonomi adalah terkait peningkatan infrastruktur. Seperti perbaikan jalan, jembatan dan irigasi pertanian. Selain itu juga akan difokuskan untuk peningkatan aktifitas ekonomi melalui usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Baca Juga :  Sudah Level Dua, Pakar Kesehatan Jombang Ingatkan untuk Tidak Lengah

“Maka, anggaran yang tidak dapat digunakan itu, dialihkan untuk peningkatan ekonomi. Utamanya untuk perbaikan jalan, jembatan, irigasi pertanian dan UMKM,” tegasnya

Sebagai informasi, dalam rangka mendukung penanganan Covid-19 dan dampaknya, perubahan penjabaran APBD dilaksanakan dengan melakukan refocusing dan realokasi anggaran paling sedikit 8 persen dari DAU yaitu kurang lebih Rp124 Miliar.

Sedangkan refocusing dan relokasi anggaran juga dilakukan paling sedikit 25 persen dari Dana Transfer Umum, yaitu Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil yang mencapai Rp362 miliar.

Pewarta : Chosa Setya Ayu Widodo
Editor: Ubaidhillah 

    Kanal Terkait