Pemkab Malang Angkat Bicara Soal Isu Insentif Nakes - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Pemkab Malang Angkat Bicara Soal Isu Insentif Nakes
ilustrasi Tenaga Kesehatan Covid-19 (Foto: /Satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Pemkab Malang Angkat Bicara Soal Isu Insentif Nakes

Satukanal.com, Malang – Dinas Kesehatan Kabupaten Malang menegaskan dana insentif bagi tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Malang telah terbayarkan sejak Juli 2021 lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Arbani Mukti Wibowo menerangkan, insentif yang diberikan ini untuk Nakes yang bertugas di Puskesmas dan RS Daerah.

“Sudah sampai bulan Juli kita berikan. Insentif nakes yang kita beri untuk nakes yang melayani puskesmas dan rumah sakit daerah,” terang Arbani.

Baca Juga :  Harga Melambung, Tomat Jadi Komoditas Penyumbang Angka Inflasi Kota Malang

Arbani menjelaskan, jumlah keseluruhan nakes yang menangani Covid-19 di wilayahnya berjumlah 4.000 orang. Kata Arbani, insentif akan terbayarkan 100 persen pada bulan Desember 2021.

“Jumlah total keseluruhan ada 4.000 nakes. Paling enggak 100 persen dapat pada Desember,” imbuhnya.

“Juli lebih dari 50 persen. Kami akan mengajukan permohonan insentif, kita sudah usulkan Rp 36 miliar, nanti tambahan Rp 16 miliar jadi total Rp 52 miliar. Itu DPA (dokumen pelaksanaan anggaran),” tutur pria yang mengawali karier sebagai dokter gigi itu.

Baca Juga :  Hari Pertama, Kadisdik Langsung Tinjau PTM di 2 Sekolah

Setiap bulan, jumlah nominal yang diterima para nakes bervariasi. Arbani menuturkan jika penggolongan besaran insentif nakes tergantung pada indikator kompetensi dan kinerja.

“Pemberian nakes berdasarkan kinerja mereka. Skema pembayaran payroll. Jumlahnya bervariatif. Antara Rp 2 juta sampai Rp 15 juta. Berdasarkan kompetensi dan kinerja. Juga termasuk lama menangani Covid-19,” tutup Arbani.

 

 

Pewarta: Chosa Setya Ayu Widodo
Editor: Ubaidhillah 

    Kanal Terkait