Pemkab Blitar Salurkan BLT-DD Bantu Warga Terdampak Pandemi - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Pemkab Blitar Salurkan BLT-DD Bantu Warga Terdampak Pandemi
Bupati Blitar menyerahkan BLT DD kepada warga (Foto: Dokumentasi Pemkab Blitar)
BERITA Kanal Straight

Pemkab Blitar Salurkan BLT-DD Bantu Warga Terdampak Pandemi

Satukanal.com, Blitar – Di tengah situasi pandemi Covid-19 dan berlakunya pembatasan kegiatan masyarakat tentunya sangat berdampak pada perekonomian masyarakat. Dalam hal ini peran pemerintah sangatlah penting guna membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Seperti halnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar yang turut membantu masyarakat Kabupaten Blitar dengan membagikan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahap 9 di Desa Sumberjati Kecamatan Kademangan serta di Desa Plandirejo Kecamatan Bakung.

Diketahui, masing-masing penerima BLT DD mendapatkan Rp 300.000,00. Dengan adanya BLT DD diharapkan mampu membantu mencukupi kebutuhan pokok keluarga penerima manfaat yang kurang mampu dan terdampak pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Boyong 9 Medali di Paralimpiade Tokyo 2020, Besar Bonus Sama dengan Olimpiade?

“Saya harap mereka bisa menggunakan bantuan ini untuk kebutuhan sehari-hari dan berguna seperti dibelikan sembako dan hal yang lebih penting”, ungkap Mak Rini sapaan Bupati Blitar.

Sebagai informasi, 24 Puskesmas di Kabupaten Blitar memberikan layanan swab antigen gratis. Layanan ini menyusul turunnya Kabupaten Blitar ke level 3 dan banyaknya kebutuhan swab antigen bagi persyaratan mobilitas warga.

Sekretaris Dinkes Kabupaten Blitar, Christine Indrawaty mengatakan, layanan gratis ini diberikan sejak hari ini, Selasa (7/9/2021). Kabupaten Blitar baru saja mendapat bantuan sebanyak 30 ribu reagen antigen dari pemerintah.

Baca Juga :  Tahap Empat Eskavasi Situs Sumberbeji, BPCB Temukan Arca Jaladwara

Kabar baiknya, 24 Puskesmas yang tersebar di 22 Kecamatan di Kabupaten Blitar tidak memberikan batasan layanan rapid antigen gratis. Namun demikian, layanan ini tidak gratis bagi warga yang belum pernah memeriksakan diri ke puskesmas setempat.

Apabila warga belum pernah memeriksakan dirinya ke puskesmas maka harus mengganti kartu berobat dan kartu rekam medisnya dengan biaya Rp 10-15 ribu saja.

Pewarta : Viska 
Editor : Adinda

Kanal Terkait