Pemerintah Tentukan 3 Syarat Penerima Vaksin Booster - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
3 Syarat Penerima Vaksin Booster
Peserta vaksinasi booster di Kota Malang (Foto: Lutfia/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Viral

Pemerintah Tentukan 3 Syarat Penerima Vaksin Booster

Satukanal.comNasional – Terkait dengan kepastian mengenai vaksin booster akhirnya diumumkan langsung oleh Presiden Jokowi. Namun terdapat 3 syarat yang harus dipenuhi penerima vaksin booster.

Pemberian vaksin dosis lanjutan (booster) atau vaksinasi booster akan dilaksanakan pada Rabu, 12 Januari 2022. Meski diberikan secara gratis, ada beberapa syarat penerima vaksin booster yang patut diperhatikan.

Sementara, penerima vaksin dosis ketiga harus telah menerima dua dosis vaksin Covid-19 primer. Penyuntikan juga dilakukan dengan jeda waktu enam bukan dari penyuntikan terakhir atau dosis kedua.

Melansir laman Sekretariat Kabinet RI, berikut detail syarat penerima vaksin booster:

  1. Calon penerima vaksin menunjukkan NIK dengan membawa KTP/KK atau melalui aplikasi PeduliLindungi,
  2. Berusia 18 tahun ke atas,
  3. Telah mendapatkan vaksinasi primer dosis lengkap minimal enam bulan sebelumnya.
Baca Juga :  7 Cara Menabung Untuk Menikah Dengan Gaji 1 Juta Rupiah. Jangan Risau!

Pemberian vaksin dosis ketiga ini diberikan untuk mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan.

Sebagai informasi, booster vaksin dilakukan melalui dua mekanisme, yakni:

  • Pemberian vaksin booster dengan menggunakan jenis vaksin yang sama dengan vaksin primer,
  • Mekanisme pemberian vaksin booster dengan jenis vaksin yang berbeda.

Terdapat kriteria untuk lolos skrining vaksinasi, diantaranya:

  • Suhu tubuh di bawah 37,5 derajat celsius
  • Tekanan darah normal tidak lebih dari 140/90 mmHg
  • Tidak memiliki gangguan pembekuan darah, kelainan darah, defisiensi imun, atau penerima transfusi darah yang sedang dalam tahap pengobatan
  • Tidak memiliki penyakit autoimun, atau penyakit autoimunnya sudah terkontrol
  • Tidak sedang dalam pengobatan imunosupresan, seperti kortikosteroid dan kemoterapi
  • Tidak memiliki penyakit penyerta, seperti gangguan hati, jantung, diabetes, HIV, hipertiroid, dan ginjal yang tidak terkontrol
  • Tidak memiliki penyakit asma berat yang tidak terkontrol
  • Sementara itu syarat untuk ibu hamil kurang lebih sama seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.
  • Hanya saja dalam tahapan skrining ada beberapa poin tambahan.
Baca Juga :  Dipakai Sebagai Nama Ibu Kota Baru, Bagaimana Sejarah Nusantara?

 

Editor : Naviska

Kanal Terkait