Pembangunan Rampung, Pedagang Pasar Comboran Wajib Pindah Akhir Januari | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA KOTA MALANG

Pembangunan Rampung, Pedagang Pasar Comboran Wajib Pindah Akhir Januari

Pedagang Pasar Comboran diminta segera bersiap diri untuk menempati area pasar yang sudah selesai dibangun. Karena maksimal akhir Januari 2020, seluruh pedagang wajib untuk meninggalkan lapak sementara yang berada di sepanjang Jalan Halmahera dan sekitarnya.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto menyampaikan, pekan ini akan dilakukan pertemuan antara Pemkot Malang dan perwakilan pedagang Pasar Comboran. Salah satunya untuk membahas proses perpindahan pedagang ke dalam area pasar baru.

“Saya nggak mau tahu, pokoknya akhir bulan ini sudah harus pindah semua. Karena ini kaitannya juga dengan kondisi lalu lintas di sekitar pasar,” katanya pada wartawan, Senin (6/1/2020).

Dia menjelaskan, seluruh bangunan atau lapak sementara yang selama ini dijadikan sebagai lokasi berjualan akan dibongkar. Saat ini, seluruh area pasar juga sudah jadi. Termasuk bangunan paling belakang yang diperuntukkan bagi pedagang kaki lima (PKL).

Baca Juga :  PMI Kota Malang Hadirkan Aplikasi Panic Button Emergency, Begini Cara Kerjanya

“Ada sekitar 213 PKL yang menempati area belakang, dan akan segera dibongkar bangunan sementara yang digunakan berdagang selama ini. Nanti akan dibongkar Wastib, seperti yang terjadi di pasar lainnya,” urai dia.

Sementara itu, salah satu pedagang Pasar Comboran, Hasbullah menyatakan siap untuk menempati area pasar yang sudah rampung dibangun. Bahkan, selama ini ia sendiri memang berharap untuk segera menempati bangunan tersebut.

“Saya setuju, dan para pedagang sebagian besar setuju untuk segera pindah,” terangnya.

Lebih jauh, warga Kelurahan Kedungkandang itu menyampaikan, berbagai fasilitas yang dibangun selama ini sudah memenuhi kriteria. Termasuk lapak PKL yang berada di belakang yang ia sebut sudah representatif untuk berjualan.

Baca Juga :  Pemkot Malang Kembali Masifkan Operasi Yustisi Saat PPKM

“Saya menempati area belakang mbak, yang digunakan PKL,” terangnya lagi.

Sementara berkaitan dengan nilai sewa yang harus ia bayarkan setiap bulannya saat akan menempati pasar, Hasbullah menerangkan jika sejauh ini ia belum mengetahui. Karena belum ada pembahasan mendetail terkait besaran sewa setiap lapak.

“Belum dirapatkan lagi kalau itu mbak, mungkin minggu-minggu ini akan dirapatkan,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan Malangkami di lapangan, kondisi Pasar Comboran saat ini sudah rampung dibangun. Selain bangunan depan yang terisi beberapa lapak, bagian belakang juga sudah terdapat lapak khusus PKL yang dipisah dengan beberapa trali khusus.

Sampai saat ini, bangunan pasar masih kosong. Sedangkan pedagang masih beraktivitas melakukan transaksi jual beli di area sepanjang jalan Halmahera dan sekitarnya. Kemacetan juga tampak di beberapa sisi jalan.

Kanal Terkait