Pemakaman Jenazah Covid-19 Secara Mandiri Diberi Lampu Hijau! - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Pemakaman Jenazah Covid-19 Secara Mandiri Diberi Lampu Hijau!
ilustrasi pemulasaraan jenazah Covid-19 (Foto: Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Pemakaman Jenazah Covid-19 Secara Mandiri Diberi Lampu Hijau!

Satukanal.com, Malang Beberapa waktu terakhir memang Kota Malang dinyatakan darurat Covid-19. Pasalnya tidak hanya angka tren positifnya saja yang melonjak tajam, namun angka kematian akibat Corona juga makin tidak terkendali. Hal ini tentunya membuat Tim Pemulasaraan Jenazah pasien Covid-19 ikut kewalahan.

Menyikapi hal itu, Pemerintah Kota Malang (Pemkot) mengambil langkah yakni selain menjadikan RSUD Kota Malang sebagai RS rujukan pemulasaraan dan membuka pendaftaran relawan pemulasaran. Pemkot Malang juga mengambil langkah untuk mengaktivasi kembali ketangguhan pemakaman secara mandiri oleh masyarakat.

Walikota Malang Sutiaji mengungkapkan, langkah ini diambil usai melakukan rapat koordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang beberapa waktu lalu. Ketangguhan pemakaman secara mandiri yang dimaksudkan yaitu dapat dilakukan oleh masyarakat atau kerabatnya. “Kita coba urai bottleneck atau simpul kemacetan ada di mana,” ujar Sutiaji.

Baca Juga :  Launching Upaya Penanganan Covid-19, Bupati Kediri Sebut BOR Turun 58 Persen

Dia menambahkan, mulai dari penjemputan jenazah menuju RS pemulasaraan, pelaksanaan pemulasaraan, penghantaran ke pemakaman hingga proses penguburan, tampak terjadi penumpukan pada saat antrian pemulasaraan. Pasalnya, jumlah tenaga pemulasaran tidak sebanding dengan jenazah.

Bahkan, penumpukan juga terjadi pada daftar tunggu setelah pemulasaraan untuk masuk antrian petugas pemakaman. Usai mengetahui pokok permasalahan tersebut, pihaknya melakukan langkah-langkah short cut yang bisa dilakukan.

Langkah-langkah itu meliputi, pertama, melakukan penambahan tenaga pemulasaraan dan tempat pemulasaraan. Kedua, menambah tenaga pemakaman serta yang ketiga adalah menguatkan mekanisme dan SOP bahwa usai proses pemulasaraan dipastikan bahwa jenazah serta peti sudah aman untuk dibawa.

“Langkah ketiga menjadi titik krusial. Telah diuraikan oleh Kadinkes, dr Husnul, dan juga Satgas Covid-19 Universitas Brawijaya, dr. Aurick, bahwa setelah proses pemulasaran yang dilakukan pihak rumah sakit, dipastikan sudah aman. Oleh karena itu, pasca proses pihak keluarga dapat mengambil dan melakukan proses pemakaman secara mandiri dalam ketangguhan. Dan ini tentu akan mengurangi tingkat penumpukan, antrian sekaligus beban petugas,” tegas Sutiaji.

Baca Juga :  Kabupaten Blitar Sabet 3 Penghargaan Top BUMD 2021

Menurutnya, saat Kota Malang menginisiasi berdirinya kampung-kampung tangguh, disebutkan bahwa salah satu instrumennya adalah ketangguhan dalam proses pemakaman. “Bahkan sesungguhnya juga pada titik pemulasaraan. Namun dengan berbagai pertimbangan, kini yang bisa kita aktivasi adalah ketangguhan dalam proses pemakaman,” pungkas Politikus Partai Demokrat itu.

 

 

Pewarta : Chosa Setya Ayu Widodo
Editor : Adinda

    Kanal Terkait