Pedagang Pernak-pernik Natal Lesu, Menjelang Perayaan Natal 2020 - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Pedagang Pernak-Pernik Natal Lesu, Menjelang Hari Natal 2020
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Pedagang Pernak-pernik Natal Lesu, Menjelang Perayaan Natal 2020

SATUKANAL.com, KEDIRI Menjelang perayaan hari natal 25 Desember mendatang, beberapa pedagang pernak-pernik Natal masih menutup toko di kawasan wiasata Goa Maria Puhsarang, Kabupaten Kediri.

Dari deretan kios toko sebanyak 20 pedagang, hanya 4 pedagang yang buka di kawasan wisata tersebut. Hal tersebut disebabkan oleh penerapan protokol kesehatan yang mengatur pembatasan pengunjung.

“Mulai tanggal 1 Desember kemarin, permintaan sepi benar. Gak ada permintaan. Jauh dari tahun-tahun yang lalu. Ini buka cuma bersih-bersih, gak tau sampai kapan,” kata Yusuf Wicaksono, salah satu pedagang dikawasan wisata Goa Maria, Selasa (15/12/2020).

Baca Juga :  Awas! Ini Daerah Berpotensi Angin Puting Beliung di Kabupaten Kediri

Beda dari biasanya, perayaan kali ini bertepatan pertama kali dimasa pandemi. Yusuf mengungkapkan, biasanya menjelang hari natal pada tanggal 1 tokonya sudah ramai didatangi pengunjung. Beberapa pengunjung diantaranya paling banyak membeli perlengkapan doa, patung-patung, gantungan kunci, dan pernak-pernik kerohanian lainnya.

Disebutkan, para pengunjung mengalami penurunan drastis. Pengunjung hanya diperbolehkan masuk hanya untuk ziarah, sementara fungsi wisata masih dilakukan penutupan, terkait menekan penyebaran covid-19 di Kabupaten Kediri.

“Namun selama pandemi saat ini, gak ada pengunjung. Jumlah kunjungan dibatasi. Orang kesini takut, karena banyak prosedur masuk sini,” terangnya.

Baca Juga :  Jejak Pendiri Nahdlatul Ulama di Kediri

Yusuf juga mengaku penurunan permintaan diawali sejak bulan Maret, ketika diberlakukan penutupan wisata secara serentak. Dilanjut pembukaan pada bulan Oktober, juga masih belum berdampak besar bagi permintaan pengunjung di tokonya.

Sementara itu, saat ini dirinya juga melakukan cara penjualan paket secara online, namun cara tersebut juga belum mampu mencapai penjualan secara maksimal.

“Kalau saya juga kirim paket pesanan ke luar kota. Tapi juga enggak seramai dahulu. Permintaan penurunan mencapai 80 persen lebih,” tutupnya.

Pewarta: Anis Firmansah
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait