Pasar Tradisional Kediri Sepi, Penjual Daging Merana - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Pasar Tradisional Kediri Sepi, Penjual Daging Merana
Pedagang daging sapi di Pasar Gurah (Foto: Anis Firmansah/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Pasar Tradisional Kediri Sepi, Penjual Daging Merana

Satukanal.com, Kediri – Pedagang pasar tradisional Kabupaten Kediri mengeluh adanya penurunan daya beli pelanggan selama penerapan kebijakan PPKM Mikro Darurat. Tak tanggung-tanggung penurunan hingga 50 persen.

Seperti yang disampaikan Suminih pedagang daging sapi di Pasar Gurah, turunnya daya beli pelanggan disebabkan berkurangnya pembeli yang datang ke pasar.

Ditambah, adanya imbauan larangan kegiatan hajatan masyarakat selama penerapan PPKM Darurat yang mengakibatkan orang enggan membeli daging.

“Biasanya mau hari raya Idul Adha banyak orang punya hajatan. Sekarang gak ada soalnya tidak boleh buat hajatan,” kata Suminih, pedagang pasar tradisional, Jumat (16/7/2021).

Baca Juga :  Peduli IKM dan UKM Terdampak Covid-19, Wabup Serahkan Bantuan Sembako

Wanita berusia 50 tahun itu juga mengaku, sebelum pemberlakuan PPKM dirinya dapat menjual sebanyak 100 Kg daging, namun setelah PPKM ia hanya dapat menjual 50 Kg.

“Kalau untuk daging yang laku itu sekarang 50 kilogram maksimal. Itu sudah sama jeroan dan usus sama lainnya,” jelasnya.

Menurut Suminih, dengan kondisi tersebut ia tak ingin menaikkan harga daging sapi miliknya. Yakni harga daging sapi per Jumat (16/7), sebesar 100 ribu perkilogram, dengan kualitas super sebesar 105 ribu perkilogram.

Baca Juga :  PPKM Darurat, PLN Bakal Padamkan Listrik Pukul 20.00 WIB?

“Harga daging sapi yang saya jual untuk kualitas biasa 100 ribu per KG. Kemudian untuk yang kualitas super itu 105 ribu per KG,” terangnya.

Lebih lanjut, dia berharap penerapan PPKM Mikro Darurat segera diakhiri agar keadaan bisa normal kembali. “Saya berharapnya supaya bisa normal lagi pasarnya ramai dan gak sepi lagi seperti ini,”  pungkasnya.

Pewarta: Anis Firmansyah
Editor: Ubaidhillah

Kanal Terkait