SATUKANAL.COM
Demokrat Rekom Anak Pramono
Agus Harimurti Yudhoyono saat memberikan rekomendasi Partai Demokrat kepada Mas Dhito dan Mbak Dewi di Kantor DPP Demokrat Jakarta (Foto:Istimewa)
BERITA HIGHLIGHT ISU PILIHAN STRAIGHT NEWS

Partai Demokrat Rekom Anak Pramono di Pilbup Kabupaten Kediri

SATUKANAL, KEDIRI – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat resmi memberikan rekom untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri kepada anak Pramono, Hanindito Himawan Pramono dan Dewi Maria Ulfa.

Keputusan DPP Demokrat rekom anak Pramono tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Kediri, Yakub.

Menurut Yakub, surat rekom tersebut turun pada Rabu 19 Agustus 2020, kemarin.

“Iya, betul-betul rekomendasi sudah turun dan diberikan langsung oleh Ketua Umum, Pak Agus Harimurti Yudhoyono,” kata Yakub.

Yakub juga mengatakan, surat rekom tidak diterima Dhito, namun diterima oleh Dewi Maria Ulfa sebagai calon Wakil Bupati.

Baca Juga :  Dhito - Dewi Lolos Verifikasi Kesehatan

Menurut Yakub, ada beberapa alasan Partai Demokrat ikut mengusung pasangan Dhito-Dewi di Pilkada Kabupaten Kediri. Salah satunya karena Demokrat melihat pasangan ini memiliki visi-misi untuk memajukan Kediri.

“Jika kemudian kami dilibatkan dalam proses Pilkada ini, tentu kami bisa untuk kemudian berkolaborasi memberikan beberapa masukan yang mungkin sekiranya bisa diakomodir oleh Mas Dhito,” tuturnya.

Selanjutnya, Partai Demokrat berkepentingan menjadikan momentum Pilkada sebagai sarana konsolidasi dan untuk penguatan internal partai. Oleh karenanya, Partai Demokrat memilih untuk mengusung Dhito.

Dengan merapatnya Partai Demokrat, maka pencalonan pasangan Dhito-Dewi di Pilkada Kabupaten Kediri 2020 semakin kokoh. Pasangan tersebut kemungkinan besar menjadi calon tunggal di Pilkada.

Baca Juga :  Persik Akan Lakukan Uji Coba Tertutup Lawan Klub Liga 2

Pasangan Dhito-Dewi telah mengantongi rekomendasi dari tujuh parpol. Mereka yakni PDI Perjuangan, PKB, PAN, NasDem, Golkar, Gerindra, dan terakhir Demokrat. Tujuh parpol ini memiliki 47 dari total 50 kursi di DPRD.

Praktis tinggal dua parpol pemilik kursi di dewan yang belum menentukan sikap. Kedua parpol itu yakni PPP yang memiliki 2 kursi dan PKS sekursi. Otomatis pasangan Dhito-Dewi diproyeksikan melawan kotak kosong.

“Bahwasanya calon tunggal pun juga diperbolehkan oleh undang-undang, dan itu tidak melanggar aturan juga,” pungkasnya.

Pewarta: Muchlis Ubaidhillah
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait