Panen Sistem Minapadi di Kediri, Hasilkan Keuntungan Rp19 Juta Per Hektar - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Panen Sistem Minapadi di Kediri, Hasilkan Keuntungan 19 Juta Per Hektar
Sistem minapadi di Desa Sambirejo Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri (Foto: Anis Firmansyah/ Satukanal.com)
ADV

Panen Sistem Minapadi di Kediri, Hasilkan Keuntungan Rp19 Juta Per Hektar

Satukanal.com, Kediri – Giat panen perdana sistem minapadi di Desa Sambirejo Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri dinilai sukses.  Rata-rata, hasil keuntungan budidaya ini mencapai 19 juta per hektar.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengungkapkan, dengan hasil panen minapadi ini, diharapkan mampu menambah keuntungan bagi para petani. Selain itu juga dapat dikembangkan di wilayah lain di Kabupaten Kediri.

“Sistem minapadi ini cukup mudah dilakukan, dengan menggabungkan antara konsep perikanan dengan pertanian di satu tempat yang sama,” ungkap Hanindhito, saat turut menghadiri giat panen sistem minapadi, Rabu (3/11/2021).

Baca Juga :  Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris Kediri, Ditemukan Senjata Laras Panjang

Dia mengatakan sistem minapadi di Desa Sambirejo Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri sengaja menjadi percontohan. Untuk bibitnya, didapatkan dari bantuan bibit nila dari Dinas Perikanan Kabupaten Kediri.

Total, sejumlah 30 hektar dilakukan pemberian bibit ikan nila. Dia berharap, hal serupa juga dapat dilakukan di berbagai wilayah lainnya.

“Saya berharap dalam waktu 1, atau 2 tahun ke depan, PR Dinas Perikanan untuk melakukan program minapadi di seluruh kecamatan di Kabupaten Kediri,” tukasnya.

Baca Juga :  Lawan Mantan Klub, Agil Munawar Termotivasi untuk Menang

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nur Hafid menyampaikan ada beberapa kriteria khusus untuk lokasi penerapan sistem minapadi. Sistem mina padi disarankan untuk lokasi pertanian yang memiliki aliran air lancar.

Sedangkan, untuk rasio minapadi ini yakni satu hektar lahan pertanian dapat dibudidaya ikan sekitar 20 ribu ekor.

“Disarankan lokasi yang mudah air, baik untuk pertanian maupun untuk perikanan. Jika lokasi minapadi yang sulit air, justru akan merepotkan petani itu sendiri,” ujarnya. (Adv)

    Kanal Terkait