Panen Raya Akhir Tahun, Kabupaten Ponorogo Surplus 17,15 Ribu Ton Beras Berkualitas - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Panen Raya Akhir Tahun, Kabupaten Ponorogo Surplus 17,15 Ribu Ton Beras Berkualitas
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Panen Raya Akhir Tahun, Kabupaten Ponorogo Surplus 17,15 Ribu Ton Beras Berkualitas

SATUKANAL.com, PONOROGO – Panen raya di akhir tahun 2020 ini, Kabupaten Ponorogo dipastikan akan menghasilkan surplus beras mencapai 17,15 ribu ton selama musim tanam ketiga yang dilakukan ditahun 2020 ini.

Hasil dari panen raya tersebut, nantinya dapat mencukupi kebutuhan pangan masyarakat di wilayah Kabupaten Ponorogo. Pada bulan Desember 2020 ini, sawah yang ada di wilayah barat Ponorogo ada yang sedang dan sudah memasuki masa panen. Total sawah di wilayah tersebut yang memasuki masa panen mencapai 11.744 hektare.

Medy Susanto selaku Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Ponorogo, menyampaikan bahwa, luas wilayah yang memasuki masa panen ini, diperkirakan akan menghasilkan gabah sejumlah 67,34 kuintal gabah kering giling (GKG) per hektare.

Gabah sejumlah 67,34 kuintal tersebut, nantinya saat menjadi beras akan mencapai 49,62 ribu ton. Sedangkan tingkat konsumsi beras masyarakat Kabupaten Ponorogo di akhir tahun ini adalah 32,46 ribu ton beras.

Medy Susanto mengatakan bahwa, “Diperkirakan akan terjadi surplus sebanyak 17,15 ribu ton, soal kualitas gabah hasil panen sangat bagus” Ujarnya.

Kawasan Kabupaten Ponorogo sejak menjelang masa panen tidak terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Sehingga tamanan padi milik masyarakat tidak mengalami kerusakan maupun terserang hama yang disebabkan tingkat kelebaban terlalu tinggi.

Hasil dari panen beras yang berkualitas ini, nantinya dapat memiliki harga jual yang tinggi. Medy mengatakan bahwa, harga jual dari kualitas gabah kering sawah (GKS) yang bagus ini bisa mencapai Rp. 4.900 per kilogram.

“Ini untuk yang panennya menggunakan combine harvester. Kalau yang manual ya sekitar Rp 4.700 sampai dengan Rp 4.800 per kilogram GKS” Ujar Medy.

Sekitar 20 persen hingga 30 persen sawah di kawasan Kabupaten Ponorogo dipanen dengan menggunakan combine harvester. Panen dengan cara ini dikarenakan adanya keterbatasan jumlah unit traktor yang dipakai. Selain itu, karena lokasi geografis perbukitan, kadang menyulitkan para pemanen.

Hasil dari Panen Raya tahun 2020 bertujuan agar, membantu meringankan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat sekitar Kabupaten Ponorogo. Dengan 17,15 ribu ton beras tersebut, nantinya berguna untuk meningkatkan perekonomian Kabupaten Ponorogo di tengah Pandemi Covid-19 ini.

 

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait