Pandemi Covid-19, UB Tetap Tak Izinkan Pembelajaran Tatap Muka - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Pandemi Covid-19, UB Tetap Tak Izinkan Pembelajaran Tatap Muka
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Pandemi Covid-19, UB Tetap Tak Izinkan Pembelajaran Tatap Muka

SATUKANAL.com, MALANG Pandemi Covid-19, Universitas Brawijaya (UB) tak izinkan pembelajaran tatap muka pada semester genap tahun ajaran 2020/2021. (8/12/2020)

UB tetap melakukan pembelajaran daring (dalam jaringan) meskipun Kemendikbud telah memberikan izin kepada perguruan tinggi dan vokasi di Indonesia untuk menggunakan metode hybrid pada semester genap tahun ajaran 2020/2021.

Sebelumnya, Kemendikbud memberikan izin terkait penggunaan metode hybrid learing yaitu metode pembelajaran campuran  antara pembelaran tatap muka dengan pembelajaran dalam jaringan.  Izin tersebut tertuang dalam surat edaran Direktur Jenderal pendidikan Tinggi nomor 6 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran pada semester Genap Tahun Akademik 2020/2021.

Keputusan Universitas Brawijaya dengan menyelenggarakan seluruh kegiatan belajar mengajar semester genap 2020/2021 secara daring bukan tanpa alasan. Hal ini dikarenakan saat ini kondisi pandemi covid-19 dirasa belum stabil dan masih belum menunjukkan keadaan yang membaik.

Baca Juga :  Agrowisata Petik Durian Wagir, Wisata Edukasi Sambil Berburu Durian Cocok Dikunjungi Keluarga

Selain itu, keputusan tersebut juga terkait dengan Peraturan Rektor Nomor 35 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan kampus Tangguh Universitas Brawijaya Dalam masa dan pasca pandemi covid-19. Dan juga adanya instruksi Rektor tentang penegakan protokol kesehatan dan pencegahan penularan covid-19 di lingkungan UB.

Senada dengan pernyataan yang disampaikan Ketua Tim Monitoring Evaluasi Fasilitasi Implementasi (Monefvas) Kampung Tangguh UB Prof Dr Unti Ludigdo SE MSi Ak menyampaikan bahwa untuk menerapkan pembelajaran tatap muka harus memperhatikan kondisi daerah.

“Pihak kami juga akan berkoordinasi dengan satgas atau gugus tugas di pemerintah kota dan kabupaten Malang. Kemudian kami pastinya juga akan mengolah sedemikian rupa apakah benar-benar kami akan mengadakan kegiatan perkuliahan luring itu,” ungkapnya menjelaskan.

Meskipun demikian, disampaikan juga bahwa selain kegiatan belajar mengajar seperti penyelenggaran penelitian dan kegiatan lapang dapat dilakukan secara luring (luar jaringan) dengan persyaratan tertentu.

Baca Juga :  6 Filosofi Mengenai Udeng Kemplengan Ikat Kepala Khas Malang

Beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk bisa melaksanakan kegiatan tersebut diantaranya meliputi pertama, dipastikan svitas akademika dan mahasiswa daam kondisi sehat. Kedua, mahasiswa Vokasi dan S1 wajb mendapat persetujuan tertulis dari orang tua atau pihak yang menanggungnya. Dan terakhir yaitu harus menerapkan protokol kesehatan dan mendapatkan izin Dekan Fakultas/ Direktur pascasarjana/ Direktur Vokasi/ Direktur PSDKU.

Tak lupa, di akhir pernyataan tertulisnya disampaikan bahwa seluruh kegiatan yang akan berlangsung di Universitas harus sesuai dengan standar operasional prosedur protokol kesehatan. Serta senantiasa melakukan pemantauan juga evaluasi yang dialkukan secara berkala terkait pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang sesuai denggan protokol ksehatan.

 

 

 

 

Pewarta: Adinda A.I.U.
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait