Pandemi Covid-19, Target Renstra Kota Malang 2018-2023 Turun - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Pandemi Covid-19, Target Renstra Kota Malang 2018-2023 Turun
Sutiaji saat membuka Forum Lintas Perangkat Daerah Perubahan Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2018-2023 di Ijen Suite, Rabu (19/5)/fpoto: Chosa Setya
BERITA Kanal Straight

Pandemi Covid-19, Target Renstra Kota Malang 2018-2023 Turun

Satukanal.com, Malang – Melalui Forum Lintas Perangkat Daerah Perubahan Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2018-2023, Rabu (19/5). Walikota Malang Sutiaji mengungkapkan akan menyesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menurunkan target Renstra Kota Malang Tahun 2018-2023.

“Sekarang di tengah jalan ada masalah pandemi, sehingga capaian-capaian dan indikator-indikatornya tentu harus ada perubahan. Bahkan, target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pasti turun. Maka ketika RPJMD berubah, capaiannya Renstra juga harus ikut berubah,” ujar Sutiaji.

Sutiaji menjelaskan, perubahan RPJMD Kota Malang Tahun 2018-2023 terbatas pada perubahan target indikator kinerja tujuan dan sasaran antara lain Indeks Pembangunan Manusia (IPM), indeks pendidikan, indeks kesehatan, indeks pertumbuhan ekonomi, gini rasio, serta angka kemiskinan.

Baca Juga :  Malang Halal, Lolos Uji Sertifikasi Halal

“Contohnya saja untuk IPM, ditargetkan sebelumnya pada tahun 2021 sebesar 83 persen. Namun, sekarang turun menjadi 81.705 persen,” terangnya

Selain itu ada pula Indeks Pendidikan, sebelumnya ditargetkan 0.82 persen berubah menjadi 0.77 persen. Pertumbuhan ekonomi ditarget mencapai 5.85 persen di tahun 2021, turun menjadi 5.806 persen.

“Begitu pula dengan tahun-tahun berikutnya yaitu 2022 dan 2023. Pasti ada penurunan target dari yang telah ditetapkan semula,” jelasnya

Meski target menurun, ditegaskan orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang itu, tiap OPD tetap harus memahami beberapa poin penting dalam perubahan Renstra.

Baca Juga :  Ritual Ikrar Petik Bumi, Tradisi Masyarakat Agraris Jenggolo Kepanjen

Poin pertama OPD harus memahami kaidah-kaidah penyusunan dokumen Renstra. Lalu yang kedua memahami secara mendalam seluruh program, kegiatan, dan sub kegiatan.

“Ketiga, para OPD harus paham secara mendetail target, indikator kinerja, permasalahan, dan isu strategis perangkat daerah.” terangnya.

Sementara itu, Sutiaji pada pemaparannya meminta minta para OPD untuk memahami secara pasti kebutuhan pagu anggaran.

“Tidak hanya pada tahun berjalan, namun hingga berakhirnya periode Renstra,” pungkas Sutiaji.

 

 

Pewarta : Chosa Setya Ayu Widodo
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait