Pamer Inovasi Unggulan, Kabupaten Malang Kembali Menjadi Nominator Dalam IGA 2020 | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
IGA 2020
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Pamer Inovasi Unggulan, Kabupaten Malang Kembali Menjadi Nominator Dalam IGA 2020

SATUKANAL.com, MALANG– Kabupaten Malang sekali lagi menjadi salah satu nominator dalam Innovative Government Award (IGA) tahun 2020 bersama 400 lebih daerah di seluruh Indonesia.

Sederet inovasi yang dimiliki pun dipamerkan dan dipaparkan dalam agenda Presentasi Kepala Daerah untuk penilaian dan pemebrian penghargaan IGA 2020 yang dilakukan secara virtual pada Rabu (4/11/2020) kemarin.

Innovative Government award (IGA) tahun 2020 sendiri merupakan penghargaan yang digagas Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Badan penelitian dan pengembangan. Kegiatan yang rutin digelar setiap tahunnya ini, diikuti sebanyak 14.897 dari seluruh Pemerintah Daerah Se-Indonesia, baik tingkat provinsi, kabupaten maupun kota.

Di tahun sebelumnya, Kabupaten Malang berhasil memboyong penghargaan IGA dengan ditetapkan sebagai Pemerintah Kabupaten terinovative ke-3 versi Innovative Government Award (IGA) 2019. Maka tahun ini, Pemerintah Kabupaten Malang optimis akan kembali memperoleh hasil yang lebih memuaskan.

“Kami harus optimis, karena ada banyak inovasi yang sudah dikembangkan di Kabupaten Malang,” ungkap Wahyu Hidayat selaku Sekretaris Daerah kabupaten Malang pada Kamis (5/11/2020).

Baca Juga :  Menyuguhkan Konsep Instagramable, Florawisata San Terra de La Fonte Jadi Destinasi Baru

Menurutnya, setiap inovasi yang dimiliki Kabupaten Malang memilki banyak kelebihan. Salah satunya yaitu saling terintegrasi antara satu Perangkat Daerah (PD) yang satu dengan Perangkat Daerah (PD) lainnya. Sistem yang terintegrasi ini nantinya mampu meningkatkan pelayanan publik yang lebih prima.

Pjs Bupati Malang, Sjaichul Ghulam mengatakan bahwa inovai yang dimiliki Kabupaten Malang merupakan layanan berbasis online maupun layanan publik yang lebih cepat dan efektif serta memudahkan masyarakat.

Pembangunan di Kabupaten Malang, dia jelaskan selalu berbasis pada isu strategis seperti pelayanan publik, transformasi digital, kemajuan iptek serta reformasi birokrasi. Pelaksanaan pembangunan yang berbasis inovasi dimulai dari pembangunan ekonomi yang bertujuan untukmeningkatkan SDM, Infrastruktur komunikasi yang dinamis hingga sistem yang mendukung serta kelembagaan yang mendukung. Kemudian, untuk bidang sosial, meliputi sistem informasi dan komunikasi, pembelajaran seumur hidup, budaya inovasi, peran serta masyarakat, kebijakan yang kondusif.

“Berbeda dari tahun sebelumnya, inovasi yang dibuat pada tahun 2020 meingkat secara signifikan yaitu sebanyak 138 inovasi dengan rincian Perangkat Daerah (PD) sebanyak 54 persen, kecamatan 36 persen, dan puskesmas 10 persen. Bentuk inovasi 68 persen adalah inovasi pelayanan publik, 11 inovasi tata kelola pemerintah daerah, dan 21 persen inovasi daerah lain,” jelasnya.

Baca Juga :  5 Rekomendasi wisata Air Terjun di Malang Raya Dengan Keindahan Alamnya

Kabupaten Malang juga memililki layanan publik yang terintegrasi antara Dinas Kependudukan dengan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) dengan Dinas Kesehatan. Layanan ini bernama layanan publik ketan ireng dan kesehatan Mari Bareng.

Layanan publik tersebut dibentuk guna memudahkan sistem kepengurusan penduduk di rumah sakit. Misalnya, terkait kepengurusan akta kelahiran bagi anak yang baru dilahirkan. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu repot harus pergi ke kantor Dispendukcapil, melainkan bisa mengurus di puskesmas ataupun rumah sakit yang sudah bekerja sama dengan Dispendukcapil. Apalagi jika dilihat cakupan wilayah Kabupaten Malang yang cukup luas. Tentu saja, layanan ini sangat memberikan kemudahan bagi masyarakat Kabupaten Malang.

 

Pewarta: Adinda A.I.U.
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait