Ombak Tinggi, Pantai Watu Leter Jarang Dikunjungi - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Ombak Tinggi, Pantai Watu Leter Jarang Dikunjungi
Suasana di Pantai Watu Leter (Foto: Wildan Agta/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Pesona Kanal Straight

Ombak Tinggi, Pantai Watu Leter Jarang Dikunjungi

Satukanal.com, Malang Riuh pariwisata pantai yang jadi ikon Malang Selatan, belakangan sepi. Wisatawan diduga enggan berkunjung ke Pantai salah satunya Pantai Watu Leter lantaran ombak yang sedang tinggi-tingginya.

Adanya penurunan pengunjung juga turut berdampak pada pemasukan pihak pengelola wisata Pantai Watu Leter, guna perawatan area sekitar. “Pengunjung berkurang karena ombaknya tinggi. Memang lagi bulannya saja,” ucap Syahrul Firmansyah, Pengelola Pantai Watu Leter, Jumat (4/6/2021).

Dampak dari surutnya pelancong hingga 30 persen dirasakan, biaya perawatan pun kini sangat minim. Bahkan, para pengelola Pantai sering menggunakan ongkos dari kantong masing-masing pengelola. Guna menambal berbagai keperluan yang tak bisa terjangkau dari pemasukan wisatawan.

Baca Juga :  Aturan Baru Perjalanan Darat Saat PPKM Level 4, Simak Ulasannya!

Syahrul juga mengeluhkan kurangnya perhatian dari Perhutani Kabupaten Malang. “Peratan semua dari paguyupan kami sendiri. Perhutani jarang turun tangan, meski hampir setiap minggunya berkunjung,” paparnya pada tim Satukanal.com.

Bahkan ia menyebutkan, dana pembangunan jalan menuju pantai yang telah dibangun menggunakan paving, ialah hasil dari dana padepokannya. “Waktu itu kami bangun lewat Padepokan Pemuda Peduli Rimba Nusantara. Terdiri dari pengelola beberapa pantai disini,” tutur dia.

Baca Juga :  Kepoin Ikan Cupang Bercorak Emas, Harganya Fantastis

Terakhir, lelaki berbadan gempal ini berharap suasana pantai tetap kondusif. Meski, ada beberapa korban belakangan ini imbas besarnya ombak. Momen normalnya ombak, ditunggunya untuk dapat segera mempromosikan destinasi wisata pantai andalan Kabupaten Malang tersebut.

 

 

Pewarta : Wildan Agta
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait