Nestapa Rohman, Tukang Becak asal Kampung Putih yang Rumahnya Hanyut Terbawa Banjir - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BPBD Kota Malang bersama relawan dan warga Kampung Putih bekerja bakti menanggulangi bencana banjir. Tiga rumah ambruk dan satu hanyut dalam banjir Kamis (4/11/2021). (foto: Lutfia: satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Nestapa Rohman, Tukang Becak asal Kampung Putih yang Rumahnya Hanyut Terbawa Banjir

satukanal.com, Malang – Perasaan Rohman berkecamuk. Dicekam kesedihan. Tukang becak ini menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri, ketika banjir menghanyutkan rumahnya yang terletak di tepi sungai kawasan Kampung Putih, Klojen, Kota Malang pada Kamis (4/11/2021) sore.

Kala itu, Rohman di rumah. Dia bersiap-siap keluar, hendak mandi di kamar mandi umum. Banjir mulai datang, sontak tetangganya menyuruhnya berlari. Rohman lantas menyelamatkan diri. Namun, dia membalikkan badan, hendak kembali ke rumah. Teringat surat-surat penting, sedikit uang tabungan yang harus diselamatkan. Namun, rumahnya keburu hanyut. Tak menyisakan apa pun.

“Sebelum rumah hanyut, saya masih di sana (pemukiman warga-Red), buat lihat. Waktu rumah sudah bersih (hanyut) saya baru naik,” ungkap Rohman, dengan nada getir.

Baca Juga :  Hidup Sebatang Kara, Nenek di Mojokerto Dapat Bantuan Bedah Rumah

Pria asal Banyuwangi ini sudah tahun 1986 tinggal di Kampung Putih seorang diri dan jauh dari ketiga anaknya. Tidak ada respon dari anak-anaknya ketika ia coba untuk menghubungi mereka.

“Ya mau gimana lagi, musibah. Mudah-mudahan dapat bantuan,” lanjut Rohman.

Rohman bersama warga-warga yang lainnya kemudian mengungsi di posko yang berada di area Sena Putra. Sudah sejak semalam, banyak bantuan yang datang mulai dari selimut, handuk dan beberapa pakaian.

Warga Kampung Putih di Klojen, Kota Malang bekerja bakti membersihkan area perkampungan mereka yang terkena banjir bandang pada Jumat (5/11/2021) pagi.

Banjir bandang yang berasal dari luapan aliran Sungai Brantas berhasil memporak-porandakan perumahan warga di kampung yang dicanangkan sebagai kampung tematik tersebut. Terdapat tiga RT yang terdampak oleh bencana banjir ini di antaranya RT 5, RT 6, dan RT 7. Kerusakan paling parah terjadi di RT 7, terdapat tiga rumah yang ambruk, dan satu rumah hanyut terbawa oleh derasnya banjir.

Baca Juga :  412 Peserta dari Enam Negara Ikuti AviSOC 2021 yang Digelar FIA Universitas Brawijaya

Kota Malang sendiri terdapat beberapa titik yang terkena banjir, di antaranya Kelurahan Penanggungan, Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen, dan Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Lowokwaru. Terdapat 61 rumah di Jatimulyo yang terkena dampak dari bencana banjir ini. Sedangkan di Kampung Putih terdapat 51 rumah, Samaan 30 rumah, dan di Kedungkandang ada 7 rumah yang terkena dampak dari banjir.

Pewarta : Lutfia

Editor: Danu S 

Kanal Terkait