Neko-Kepo Cat and Café, Kafe nya Pecinta Kucing | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Neko-Kepo Cat and Café, Kafe nya Pecinta Kucing
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Neko-Kepo Cat and Café, Kafe nya Pecinta Kucing

SATUKANAL.com, MALANG – Para pecinta kucing sepertinya cocok dengan tempat ini. Ya, Neko-Kepo Cat and Cafe yang mengusung konsep tempat interaktif dengan hewan berbulu satu ini. Ketika masuk ke dalam kafe, pengunjung langsung disambut kucing-kucing lucu dan menggemaskan.

Cafe yang beralamat di Jalan Raya Sulfat, Kota Malang, ini memiliki tembok-tembok yang dilengkapi dengan rumah-rumahan kucing yang terbuat dari kayu. Di kafe tersebut juga dilengkapi dengan area bermain kucing yang memiliki berbagai macam bentuk.

Pengunjung juga diperbolehkan untuk berinterksi langsung dengan kucing-kucing sembari menikmati makanan yang telah dipesan.

Ikbar Haskara Damarjati selaku pemilik dari Neko-Kepo Cat and Café menjelaskan bahwa, kafe ini memang sengaja mengusung konsep kucing. Pemilihan kafe yang dipenuhi dengan berbagai macam kucing ini karena ia mengatakan bahwa sejak kecil adalah pecinta kucing. “Dari kecil suka pelihara kucing, pas besar ingin usaha yang ada hubungannya dengan kucing” ujarnya.

Baca Juga :  Sidak Perbaikan Jalan Di Kawasan Cemorokandang, Walikota Malang Minta Kualitas Diutamakan

Ia juga mengatakan bahwa motivasinya membuka kafe kucing semata-mata bukan mengejar omset yang tinggi namun, ia ingin menyenagkan hati kedua orang tuannya dengan menunjukan bahwa ia dapat menjalankan bisnis sesuai dengan hobinya.

Ia menjelaskan bahwa kucing-kucing yang ada di kafe tersebut berusia antara 3 bulan hingga 2 tahun. Kucing-kucing tersebut juga selalu rutin untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Sehingga sangat aman untuk berada di sekitar pelanggan.

“Aman. Kami juga menyediakan pet care dua orang untuk selalu mengawasi,” tuturnya. Setiap seminggu sekali, kucing-kucing ini dimandikan dan setiap sebulan sekali juga selalu dicek kesehatannya.

Jenis-jenis dari kucing yang ada disanan pun beragam, mulai dari jenis kucing kampong, kucing Persia, kucing benggala, kucing scottich fold, dan jenis kucing sphinx. Selain itu, perawatan kafe tersebut juga menjadi fokus utama, karena jenis kucing Persia memiliki bulu yang lebat sehingga harus rutin melakukan vakum ditiap-tiap ruangan agar kebersihan ruangan pun selalu terjaga.

Baca Juga :  Serahkan Penghargaan KOVABLIK Jatim 2020, Pemkot Malang Dorong Untuk Terus Berinovasi

“Kucing-kucing ini juga sudah terlatih untuk tidak mengambil makanan,” ulasnya. Sehingga kualitas makanan dan minuman yang dijual pun dipastikan steril dan bersih.


Para pengunjung yang akan memasuki lokasi tersebut, diwajibkan untuk melepas alas kaki. Hal tersebut berguna agar kebersihan kafe tetap terjaga. Selain kucing, pemilik kafe menyediakan beberapa buku pengetahuan tentang kucing dan pengetahuan dunia. “Jadi ini tempat bukan cuman kafe, tapi juga edukasi,” lanjutnya.

Target pelanggan di kafe itu yakni keluarga. Setiap harinya, kafe memang didominasi para pengunjung berkeluarga. Terutama mereka yang memiliki anak kecil. Mereka pun dengan senangnya berinteraksi dengan kucing.

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait