Nekat Buka saat PPKM Darurat, Tiga Pengusaha Kafe Jadi Tersangka - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Buka Kafe Ditengah PPKM Darurat, Tiga Pengusaha Jadi Tersangka
Petugas gabungan saat melakukan patroli keliling PPKM Darurat (Foto: Anggit/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Nekat Buka saat PPKM Darurat, Tiga Pengusaha Kafe Jadi Tersangka

Satukanal.com, Jombang – Kepolisian di Jombang tak main-main menindak pengusaha yang melanggar pembatasan jam usaha selama penerapan PPKM Darurat. Satreskrim Polres Jombang menetapkan tiga pengusaha kafe di Kota Beriman ini sebagai tersangka, karena nekat membuka  usahanya di atas pukul 20.00 WIB saat penerapan PPKM Darurat. Polisi menjerat tiga pengusaha ini dengan pasal berlapis.

“Ketiga pengusaha ini terancam terjerat Pasal 216 ayat (1) KUHP atau Pasal 93 UU No 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan dan Instruksi Kemendagri PPKM Darurat No 15 Tahun 2021, tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat,” kata Kasatreskrim Polres Jombang AKP Teguh Setiawan di Mapolres Jombang pada Rabu (7/7/2021).

Baca Juga :  Kawasan Makam Gus Dur Bisa Buka, Tunggu Kebijakan Satgas Covid Jombang

Pengusaha yang ditetapkan tersangka antara di antaranya; MI, 30 tahun,  pemilik kafe di Desa Jogoloyo, Kecamatan Peterongan dan Desa Ngrandu, Kecamatan Perak Jombang. Lalu, MYS, 19 tahun, pemilik kafe  di Desa Tunggorono, Jombang serta H, 21 tahun, pemilik kafe di Desa Tambakrejo, Jombang.

Ketiganya tak mengindahkan himbauan pemerintah, bahwa aktivitas ekonomi termasuk warung makan maupun kafe selama PPKM darurat hanya boleh buka sampai pukul 20.00 WIB. Pelanggaran ini diketahui saat petugas gabungan melakukan patroli keliling dalam rangka memobilisasi aktivitas masyarakat.

“Saat petugas patroli gabungan melakukan patroli, petugas menaruh kecurigaan terhadap satu kafe di jalan Raya Nurcholis Majid,” ucapnya.

Modus operandi untuk menutup-nutupi aktivitas kafe cukup unik. Menurut Teguh, di  salah satu kafe, lampu depannya tersebut mati, namun ada terpal yang menutupi bagian depan kafe.  Namun, setelah melakukan penyisiran, petugas gabungan menemukan puluhan orang berkerumun bahkan ada live music.

“Para pengunjung kafe dibubarkan dan pengelola kafe diamankan. Dua pengelola kafe lainnya juga diamankan, untuk kafe PC  buka sampai pukul 21.30 WIB, sementara kafe CL  sampai pukul 22.00 WIB,” jelasnya.

Baca Juga :  JIAD Jombang Kutuk Keras Pembakaran Masjid Ahmadiyyah di Sintang Kalimantan Barat

Selain membubarkan pengunjung yang berkerumun dan mengamankan pengelola kafe. Petugas gabungan juga mengamankan barang bukti berupa satu set alat musik dan dua buku catatan penjualan. (*)

Pewarta : Anggit

Editor : Danu Sukendro

 

Kanal Terkait