Napi Asimilasi di Kediri Ketahuan Bawa Sabu di Dubur - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
IMG20210906113755_copy_640x480_1-d916dd98
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Aryo Galih Maduseno saat menunjukan foto napi yang ditangkap (Foto: Anis Firmansyah/satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Napi Asimilasi di Kediri Ketahuan Bawa Sabu di Dubur

Satukanal.com, Kediri – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kediri berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu oleh dua narapidana asimilasi di dalam dubur.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Aryo Galih Maduseno mengatakan, dalam temuan kali ini petugas menemukan satu paket sabu dalam plastik pembungkus seberat 3,86 gram, dan 9 butir dan pil dobel L.

“Penggeledahan akhirnya didapati dari 2 orang warga binaan yang mencurigakan. Barang terlarang diduga sabu-sabu dan pil ekstasi dobel L, dsimpan didalam dubur,” kata Aryo kepada satukanal.com, Senin (6/9/2021).

Baca Juga :  Capaian Vaksinasi Masih Dibawah Target, Pemkab Kediri Gencarkan Vaksin Lansia

Dia mengungkapkan, setelah didapati barang bukti, pihaknya langsung melaporkan ke Kepala Lapas, kemudian dilanjutkan berkoodinasi dengan Kepolisian Resort Kediri Kota (Polresta) Kediri untuk menindaklanjuti percobaan penyelundupan tersebut.

Dia juga menjelaskan penangkapan bermula karena kedua napi mempunyai gerak-gerik mencurigakan saat di pantau melalui video sejak 1 – 2 Minggu, lalu.

Pelaku yang digeledah ini merupakan warga binaan asimilasi yang bekerja diluar areal wilayah Lapas. Setelah itu pihaknya, menyelidiki dan memastikan 2 pelaku tersebut lanjut dilakukan penggeledahan.

Baca Juga :  Topeng Karakter Warga Kediri Merambah Pasar Mancanegara

“Kemudian kemarin Sabtu (4/9) kita pastikan. Ada warga binaan mengambil sesuatu, dikantonginya secara estafet hanya 2 orang itu saja. Sebelumnya sudah terlihat video gerak-geriknya jarak jauh,” terangnya.

Kemudian saat itu juga, pihaknya diperintahkan Kepala Lapas untuk segera melakukan pemeriksaan kepada 2 warga binaan asimilasi tersebut. Kemudian sekitar jam 16.00 warga binaan itu diproses,” pungkasnya.

Pewarta: Anis Firmansyah 
Editor: Ubaidhillah 

    Kanal Terkait