SATUKANAL.COM
Musim Kemarau Kesulitan Air
Petani memasang LPG untuk bahan bakar
BERITA EKONOMI HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Musim Kemarau Petani di Desa Blimbing Tarokan Kesulitan Air

SATUKANAL, KEDIRI – Musim kemarau yang terjadi sejak Agustus yang lalu menyebabkan kesulitan air disejumlah sawah yang berada di beberapa wilayah Kabupaten Kediri.

Salah satu desa yang terdampak yakni Desa Blimbing, Kecamatan Tarokan.

Paeran Al Sugeng Ariyadi, Ketua Kelompok Tani Makmur Dusun Tegalsari, Desa Blimbing mengatakan, musim kemarau sehingga kesulitan air di Desanya ini terjadi sejak bulan Agustus tahun ini.

“Pengairan dari sungai Brantas masuk ke Tegalsari sudah langka sekali. Untuk saluran irigasi ini punya Nganjuk, karena daerah ini terlintas satu minggu sekali, dan itu tidak mencukupi untuk pengairan satu desa.” Katanya.

Baca Juga :  Petani di Gampengrejo Kediri Dapat Pelatihan Pupuk Cair Organik Dari Limbah Kelapa

Karena kelangkaan air dari sungai tersebut, petani akhirnya memilih menggunakan mesin pompa air berbahan bakar BBM dan untuk menyedot air di dalam sumber yang telah ada.

Namun ide tersebut tak berjalan baik, pasalnya dengan penggunaan BBM petani harus merogoh kocek yang cukup dalam untuk mengisi pompa air.

“Dalam sehari kita pakai premium bisa 80 ribu, sekali mengairi sawah,” katanya.

Sedangkan jika menggunakan LPG memerlukan 1,5 tabung per hari dengan estimasi biaya lebih murah namun stok di daerah tersebut sangat langka.

“LPG kini juga sulit didapat dalam satu bulan terakhir, mungkin hal ini disebabkan penggunaannya selain untuk rumah tangga, juga untuk bahan bakar pertanian.” Katanya.

Baca Juga :  Tahun Politik Medsos Dipantau Tim Cyber, Masyarakat Dihimbau Bijak Bermedsos

Sementara itu, Ariyadi salah satu petani di desa setempat mengatakan, dengan kondisi seperti sekarang ini ia hanya bisa menanam jagung, karena jagung dianggap tahan kekeringan dan membutuhkan air tidak begitu banyak.

“Mau tidak mau ya menanam jagung, jadi sangat minim sekali bagi kami petani, yang penghasilannya diuntungkan hanya dari 4 bulan,” tuturnya.

Ia mengharapkan supaya ditindak lanjuti permasalahan kekeringan air untuk Pemerintah dan Dinas terkait. “Semoga didengar sama dinas terkait dan bisa ditindak lanjuti,” pungkasnya.

 

Pewarta : Anis Firmansyah
Editor : Redaksi Satukanal

    Kanal Terkait