Mulai Tahun 2021 Ini, Kemensos RI Resmi Hentikan Santunan Kematian Akibat Covid-19 - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Mulai Tahun 2021 Ini, Kemensos RI Hentikan Santunan Kematian Akibat Covid-19
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Mulai Tahun 2021 Ini, Kemensos RI Resmi Hentikan Santunan Kematian Akibat Covid-19

Satukanal.com, Malang – Merujuk pada Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI Nomor 427/3.2/BS.01.02/06/2020 bahwa, Pemerintah dikabarkan akan memberikan santunan kepada warga yang meninggal dunia yang diakibatkan Covid-19.

Tak tanggung-tanggung, besaran santunan kematian akibat Covid-19 tersebut mencapai Rp15 juta per jiwa, dan uang santunan kematian tersebut akan diberikan kepada ahli waris dari korban yang meninggal dunia.

Namun, Mulai tahun ini santunan kematian bagi warga yang meninggal karena Covid-19 dihentikan. Hal ini menyusul adanya Surat Edaran dari Kementrian Sosial RI terkait dihentikannya pemberian santunan kematian bagi warga yang meninggal karena Covid-19, ada pada SE Kemensos Nomor 150/3.2/BS.01.02/02/2021.

Pada Surat Edaran yang ditujukan kepada Kepala Dinas Sosial Provinsi seluruh Indonesia tersebut, pihak Kementerian Sosial RI menyampaikan, terkait dengan rekomendasi dan usulan yang disampaikan oleh Dinas Sosial Provinsi/Kabupaten/Kota sebelumnya resmi tidak akan ditindaklanjuti.

Baca Juga :  Musrenbang Pemuda, Milenial Dituntut Ikut Serta dan Jadi Kunci Penting Pembangunan Daerah

Atas adanya Surat Edaran terkait dengan penghapusan santunan kematian akibat Covid-19, tentunya hal ini membuat banyak keluarga korban Covid-19 merasa kecewa. Di Kota Malang sendiri terdapat salah satu keluarga yang telah mengajukan santunan dan telah menunggu lama. Namun, pada 2021 ini Kemensos RI menyatakan penghapusan santunan tersebut.

Salah satunya adalah warga Kota Malang bernama Rahmad. Pada tahun 2020 lalu ia kehilangan ibunya akibat terinfeksi Covid-19. Melansir pada laman Radarmalang, Rahmad mengungkapkan rasa kecewanya.

“Tentunya kecewa ya dengan keputusan tersebut. Karena kami sebagai keluarga korban merasa di prank. Ayah saya sudah bolak balik ke kecamatan, ke kelurahan, hingga ke dinsos untuk mengurus surat pengajuan dana santunan itu. Kami sudah nunggu sekitar 6 bulanan, ngajukannya mulai tahun kemarin, eh malah tahun ini dihapus,” Ujarnya.

Baca Juga :  Meninggalnya Petapa Misterius Awal Mula Penamaan Pantai Goa Cina

Rahmad juga menjelaskan, apabila memang tidak ada dana, Ia meminta agar pihak Pemerintah juga tidak usah menjanjikan yang muluk-muluk. “Jangan karena korban sudah banyak, dana yang dikeluarkan juga banyak. Lantas tiba-tiba dibatalkan. Harusnya kemensos sudah mempertimbangkan dengan matang ya keputusannya soal dana santunan itu,” Ujarnya.

Perlu diketahui bahwa pasien positif Covid-19 di Indonesia memang sudah mencapai angka 1 juta jiwa tepatnya 1.278.653 pasien positif. Sedangkan, dari data hingga hari ini, Senin (22/02/2021) korban yang meninggal akibat Covid-19 telah mencapai angka 34.489 jiwa.

Hingga dikeluarkannya SE Kemensos RI tersebut pada tanggal 18 Februari lalu. Pihak Kemensos RI masih belum memberikan keterangan secara resmi mengenai alasan-alasan dihentikannya santunan kematian dengan nominal Rp 15 juta kepada korban Covid-19.

Pewarta : Viska
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait