Mulai 9 Februari Kota Malang Siap-Siap PPKM Mikro, Begini Aturannya - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Mulai 9 Februari Kota Malang Siap-Siap PPKM Mikro, Begini Aturannya

Satukanal.com, Malang – Guna mengatasi peningkatan pasien positif Covid-19, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro akan diterapkan oleh Pemerintah Kota Malang, yakni dengan menerapkan orentasi pengetatan yang mengarah pada pembatasan di level kelurahan hingga RT dan RW.

Nur Widianto selaku kepala bagian Humas Pemkot Malang menjelaskan bahwa, pihaknya juga sudah menerima surat tembusan dari Mendagri terkait PPKM Mikro. Namun, Pemkot Malang masih belum ada keputusan untuk merumuskan teknis pelaksanaannya.

Ia juga menjelaskan bahwa, penerapan PPKM di wilayah Kota Malang ini memiliki beberapa aturan baru, aturan tersebut antara lain adalah otimalisasi Satgas Covid-19 di tingkat kelurahan hingga RT/RW.

Sebelumnya, pada aturan PPKM Jawa-Bali tahap 1 dan 2,  jumlah pegawai perkantoran yang Work From Home (WFH) wajib sebanyak 75 persen. Namun, pada PPKM mikro, ketentuan tersebut lebih dilonggarkan karena kebijakan WFH akan diberlakukan sebesar 50 persen dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Kabag Humas Pemkot Malang juga mengatakan bahwa pengetatan pada PPKM mikro ini tetap diberlakukan pada sektor penting seperti kesehatan, tempat penyedia bahan pangan, bagi para pelaku usaha makanan atau minuman, keuangan, perbankan, serta beberapa sektor tertentu.

Baca Juga :  Sebagai Garda Terdepan Dalam Pemberitaan, Pemkab Malang Libatkan Wartawan Saat Vaksinasi Prioritas Kedua

“Meski ada kelonggaran dapat beroprasi 100 persen, namun dengan peraturan jam oprasional kapasitas dan penerapan protokol kesehatan secara ketat juga.” Ujarnya.

Terkait dengan pemberlakuan pembatasan para pelaku usaha seperti restoran akan dibatasi 50 persen dan bagi para pengunjung yang makan ditempat ataupun pesan antar, akan tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran.

Selain itu, menurut Instruksi Mendagri No. 3/2021 untuk pembatasan jam operasional bagi pusat perbelanjaan dan mall di wilayah kota Malang, jam buka akan diperpanjang sampai dengan pukul 21.00 WIB tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Selanjutnya, pemerintah juga mengizinkan tempat ibadah untuk melaksanakan aktivitasnya dengan pembatasan kapasitas 50 persen. Kegiatan di fasilitas umum dan sosial budaya yang dapat menimbulkan kerumunan untuk sementara dihentikan.

Baca Juga :  Kisah Menarik di Balik Pembangunan Kilat Masjid Tiban Malang

“Sementara itu untuk transportasi umum, dilakukan pengaturan kapasitas jam operasional,” Terangnya.

Penerapan PPKM mikro di beberapa wilayah nantinya akan diberlakukan mulai 9 Februari 2021 sampai dengan 22 Februari 2021 mendatang. Terdapat beberapa daerah di Jawa Timur yang menjadi prioritas perpanjangan PPKM ini salah satunya adalah Surabaya Raya, Malang Raya, dan Madiun Raya.

Sebelumnya, Wali Kota Malang, Sutiaji, mengklaim pemberlakuan PPKM selama 28 hari di Kota Malang mampu menurunkan angka penularan Covid-19. Ia menyampaikan bahwa, tingkat RoT sebelumnya 1,2 persen, kini menurun jadi nol sepersekian persen.

Penurunan juga terjadi di segi angka kematian. Dari sebelumnya 9,2 persen kini jadi 8,7 persen. Sedangkan dari sisi angka kesembuhan pasien di Kota Malang juga mengalami peningkatan dari 84,4 persen kini jadi 87 persen.

 

 

 

 

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait