Mobilitas Warga Kembali Tinggi, Wali Kota Kediri Munculkan Opsi PSBB | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Kota Kediri Munculkan Opsi PSBB
Foto :Walikota Kediri dalam story instagramnya
BERITA COVID-19 STRAIGHT NEWS

Mobilitas Warga Kembali Tinggi, Wali Kota Kediri Munculkan Opsi PSBB

SATUKANAL, KEDIRI – Wali Kota Kediri Munculkan Opsi PSBB dikarenakan suasana Kota Kediri beberapa hari terakhir terpantau kembali ramai, baik di jalan-jalan maupun di pusat-pusat keramaian warga.

Sebelumnya, suasana sempat sepi di awal masa tanggap darurat Covid-19.

Namun, kini mobilitas warga di Kota Kediri saat ini mulai tinggi kembali, padahal masa siaga Covid-19 belum berakhir.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menilai, masyarakat mulai tidak peduli dengan aturan dari pemerintah.

Padahal, mobilitas yang tinggi tersebut dapat memperbesar potensi penyebaran virus.

“Saya melihat beberapa hari ini kondisi di Kota Kediri kembali ramai dan dinilai masyarakat mulai menggampangkan terkait anjuran pemerintah,” kata laki-laki yang akrab disapa Abu tersebut dalam sebuah story Instagramnya.

Baca Juga :  Malang Raya Akan Berlakukan PSBB Dengan Kearifan Lokal. Begini Penjelasannya

Jika mobilitas warga tetap ramai seperti hari-hari biasa, bukan tidak mungkin Wali Kota Kediri munculkan Opsi PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Kota Kediri.

Karena, PSBB dinilai dapat menghentikan aktivitas luar rumah untuk warga.

“Jadi saya tidak bermaksud menakut-nakuti, tapi kalau kita lihat Kementerian Kesehatan RI telah menyetujui Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. Oleh karena itu, jika diberlakukan PSBB semua kegiatan pasti akan berhenti,” katanya.

Menurut Abu, pihaknya berupaya untuk tidak melaksanakan PSBB jika masyarakat di wilayahnya mau menaati anjuran dari pemerintah untuk melakukan sosial distancing dan physical distancing.

“Saya mengupayakan Kota Kediri untuk tidak PSBB. Sehingga saya kembali mengimbau kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan lagi anjuran-anjuran dari pemerintah untuk dipatuhi,” kata Mas Abu.

Baca Juga :  WHO Ungkapkan Penting Untuk Mengetahui Asal Usul Virus Corona. Begini Alasannya

Abu menambahkan, anjuran serta imbauan tersebut dilakukan semata-mata untuk memutus mata rantai Covid-19 dan tidak ada kepentingan lainnya.

“Saya tahu semua mulai bosan, saya juga bosan, anak-anak juga mulai bosan. Tapi semua ini perlu kita lakukan bersama-sama untuk kebaikan kita bersama untuk memutus mata rantai Covid-19. Jadi, semua surat edaran yang saya keluarkan masih berlaku, baik itu beribadah, di rumah saja lalu terkait dengan buka tutupnya cafe, kedai kopi hingga pembelian makanan sebaiknya dibungkus saja. Jadi sekali lagi saya mohon kepada masyarakat semua agar berpikir dewasa dan menaati terkait anjuran yang diberlakukan oleh pemerintah,” imbuhnya.

Pewarta: M Ubaidhillah

Redaktur: N Ratri

Kanal Terkait