Mobil KaCa UMM, Sarana Pulihkan Trauma Anak-anak Pasca Gempa Malang - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Mobil KaCa UMM, Sarana Pulihkan Trauma Anak-anak Pasca Gempa Malang
BERITA

Mobil KaCa UMM, Sarana Pulihkan Trauma Anak-anak Pasca Gempa Malang

Satukanal.com, Malang – Mobil KaCa (Kamis Membaca) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sambangi korban bencana alam gempa bumi di Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

Adanya Mobil KaCa ini merupakan salah satu rangkaian dari program UMM yakni Ramadhan Berbagi, yang mana akan menyajikan hiburan bagi anak-anak korban bencana alam di desa tersebut dengan bercerita kisah dan bermain bersama.

Kehadiran Mobil KaCa ini juga menjadi salah satu sarana memulihkan trauma pada anak-anak pasca gempa bumi bermagnitudo 6,7 yang menyebabkan kerusakan ribuan rumah warga dan sejumlah infrastruktur yang ada.

Salah satu anggota yakni, Nurul Hamidah menyampaikan bahwa ada beberapa jenis permainan yang dimainkan timnya bersama anak-anak korban gempa ini yakni Rangku Alu, permainan hulahup serta memindahkan bola dengan tali.

“Kami juga menyediakan permainan-permainan seperti Rangku Alu, Hulahup serta memindahkan bola dengan tali juga membuat mereka asyik,” ujar Nurul dikutip dari laman UMM.

Baca Juga :  2 Pemuda Jatim Sikat Uang 60 Juta Dollar Bantuan Covid-19 Milik Amerika Diringkus 

Rangku alu merupakan permainan yang berasal dari masyarakat Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Permainan ini awalnya dilakukan masyarakat setempat untuk merayakan hasil panen perkebunan dan pertanian.

Selain itu, pada saat kegiatan berlangsung, anak-anak terpantau terlihat sibuk memilih buku. Sementara lainnya sedang asyik melihat satu dua tayangan di layar. Usai membaca buku, mereka juga diajak untuk mengikuti kisah Momo dan Jojo.

Tidak hanya membawa buku-buku pilihan yang bisa dibaca anak-anak, mobil KaCa ini juga dilengkapi dengan program K-A-N-C-A-N-E yaitu Kepo (Ketahui Potensimu), Ayo Dolanan, Nandur, Coto (Konco Cerito) Babad, Aku Jurnalis, Nonton, dan EYL sebagai upaya untuk memberdayakan pelajar.

Pihak UMM menjelaskan, dengan segala kegiatan hiburan anak seperti ini, diharapkan dapat membuat anak-anak korban bencana gampa bumi di Malang kembali ceria seperti biasanya.

Baca Juga :  Cuaca Berubah-ubah, Imbas Peralihan Musim

Sementara itu, Ketua RT 04 RW 04 Desa Pamotan Sugeng Isdianto menjelaskan bahwa pasca gempa, anak-anak terlihat murung dan sedih. Tidak jarang mereka menangis dan bingung akan situasi yang terjadi.

Namun untungnya banyak bantuan datang dan menghibur para anak-anak yang terdampak gempa bumi di Malang, berkat bantuan dari berbagai pihak.

Salah satu orangtua dari seorang anak korban gempa, Sinta Oktavia mengungkapkan bahwa anak-anak masih trauma dengan bencana gempa yang terjadi. Hingga saat ini mereka masih mudah panik dan menangis.

Sinta mengatakan, kegiatan-kegiatan seperti ini sangat penting bagi anak-anak. Terutama mereka yang berusia di bawah 5 tahun.

“Hiburan yang disajikan UMM mudah-mudahan dapat membantu melupakan memori-memori buruk yang dialami beberapa waktu lalu. Semoga mereka bisa kembali ceria,” ungkapnya.

 

 

 

 

 

Pewarta : Naviska
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait