SATUKANAL.COM
BERITA ISU PILIHAN

Minta Turun Hujan, Ribuan Santri Tebuireng Jombang Gelar Salat Istisqa di Tengah Lapangan

Ribuan santri Pondok Pesantren Tebuireng Jombang gelar Salat Istisqa untuk meminta hujan. Salat tersebut dilakukan secara berjamaah di tengah lapangan Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) Jombang, Senin (30/9).

Ibadah Salat Istisqa ini dilaksanakan tepat sebelum waktu Salat Duhur, atau sekitar pukul 11.00 WIB. Salat Istisqa tersebut diimami oleh salah seorang Kiai sepuh Jombang KH A. Masduqi Abdurrahman.

Ada sebanyak 5 ribu jamaah yang mengikuti salat hajat tersebut. Terdiri dari santri, mahasiswa dan tenaga pengajar di Ponpes Tebuireng Jombang.

Di bawah panas terik matahari itu, ribuan santri hanya menandalkan alas berupa karpet dan sajadah sebagai tempat dilaksanakannya salat. Tidak sedikit santri yang memilih mengenakan sorban untuk melindungi diri dari panas matahari saat melangsungkan salat, dan banyak juga yang hanya mengenakan peci.

Prosesi Salat Istisqa berjalan khidmat dengan dilakukan sebanyak 2 rakaat ditambah kotbah yang disampaikan oleh imam salat. Salat hajat tersebut berlangsung selama 1 jam, dengan melaksanakan 2 rakaat salat ditambah dengan kotbah dan doa yang disampaikan oleh imam salat.

Kiai Masduqi menuturkan, Salat Istisqa ini bertujuan untuk meminta turun hujan. Kegiatan itu bukan untuk kepentingan Tebuireng, melainkan untuk masyarakat Indonesia yang kini sedang dilanda kekeringan atau kemarau panjang.

“Tapi Salat Istisqa ini dilakukan agar Allah SWT menurunkan hujan untuk seluruh masyarakat Indonesia yang dilanda kekeringan,” tuturnya saat diwawancarai di lokasi.

Selain meminta hujan turun, Kiai Masduqi mengatakan, ada doa yang dikhususkan untuk perdamaian negeri saat Salat Istisqa tersebut. “Jadi kita berdoa bersama untuk kedamaian Indonesia, persatuan Indonesia, untuk negeri yang damai, aman dan sentosa,” pungkasnya.(*)

Kanal Terkait