Minta THR Desa, Camat Purwoasri Diganjar Turun Jabatan -
SATUKANAL.COM
Minta THR Desa, Camat Purwoasri Diganjar Turun Jabatan
Kanal Straight

Minta THR Desa, Camat Purwoasri Diganjar Turun Jabatan

Satukanal.com, Kediri – Kasus “pungutan THR” oleh Camat Purwoasri, Mudatsir terus berlanjut, saat ini  Inspektorat telah menanganinya, dan pelaku akan menerima sanksi disiplin berat berupa pemindahan serta penurunan jabatan setingkat lebih rendah.

Kepala Inspektorat Kabupaten Kediri, Nono Soekardi menyampaikan, Camat Purwoasri, Mudatsir dan Kasi PMD mendapat ketentuan sanksi sesuai dengan PP 53/2010 tentang pelanggaran ASN. Sanksi ketentuan diberikan setelah dilakukan rapat koordinasi Tim Inspektorat, Badan Kepegawaian Negara, dan Pemerintah Kabupaten Kediri.

“Sanksi yang kami tetapkan untuk Pak Mudatsir ini, karena melakukan pelanggaran disiplin berat masuk pasal 7 ayat 54. Berupa pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah, yang mulanya eselon 3A menjadi eselon 3B.” jelas Nono, Sabtu, 15 Mei 2021.

Baca Juga :  Gempa Kabupaten Blitar Dimutakhirkan Menjadi 5,9 Magnitudo

Baca juga : Camat di Kediri Kena OTT Bupati

Sedangkan Kasi PMD mendapatkan hukuman sanksi berat penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 tahun.

“Yang jelas dua kali sudah diingatkan, dan tetap ada transaksi itu memang memberikan pertimbangan kepada tim untuk sanksi sesuai dengan PP 53/2010, yakni diberikan sanksi hukuman disiplin berat sebagaimana dalam pasal 7 ayat 4,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengungkapkan Camat Purwoasri, Mudatsir terlibat kasus pungli di lingkungan kerjanya. Mudatsir terbukti melakukan penarikan uang terhadap seluruh Kepala Desa di Kecamatan Purwoasri dengan kedok iuran Tunjangan Hari Raya (THR).

“Pada 5 Mei 2021, tepatnya pada pukul 09.00 Wib, transaksi tersebut benar masih tetap terjadi dan dilakukan di Balai Desa Ketawang. Saat saya tiba di sana, saya menemukan terdapat uang iuran dari sejumlah Desa di Purwoasri yang terkumpul uang sebesar 15 juta rupiah,” ungkap Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, saat konferensi pers di Pendopo Panjalu Hayati kabupaten Kediri, Sabtu 15 Mei 2021.

Baca Juga :  McDonald's di Kediri Mall Ditutup Polisi

Sejumlah bukti-bukti saat OTT pun telah lengkap dimiliki Bupati Kediri. Termasuk rekaman vidio yang menyorot terjadinya transaksi Pungli tersebut. Selain Camat Purwoasri Mudatsir, pihaknya juga menerapkan sanksi kepada oknum kasi PMD Kecamatan Purwoasri.

“Selaku bendahara, PMD Purwoasri juga turut andil kasus Pungli. Sebagai kronologi, Mudatsir ini mengirimkan pesan WhatsApp kepada Kasi PMD, sehingga ada pengondisian bendahara desa,” pungkasnya.

 

 

 

Penulis : Anis Firmansah
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait