Meski Terhalang Mendung, Pantauan Hilal Ramadhan Sudah Terlihat | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Meski Terhalang Mendung, Pantauan Hilal Ramadhan Sudah Terlihat

Satuchannel.com, Kota Malang – Hujan gerimis dan awan mendung di Kota Malang, jum’at (26/5), membuat pantauan hilal di SMA Islam Sabillilah terkendala. Pasalnya, matahari yang menjadi objek pengamatan hilal ini tertutup awan mendung.

Kendati begitu, sebelumnya Tim Astofotografi UB, bersama Astronomi Physic Club (APC) FMIPA UB telah mengamati ciri-ciri tanda hilal tersebut pada malam hari.

“Kita sudah lihat tanda hilal itu, sudah nampak dan bisa dipastikan. Lewat simulasi stelarium. Jadi tim ini bisa mengamati terlebih dahulu”, terang Ketua Astofotografi UB, Rudy Yuwono.

Pantau hilal bersama siswa siswi dan rekan wartawan (GUM)

Pemantauan hilal ini menggunakan Telescope celestron nexstar 5se. Selama pengamatan hingga sore, Rudy membeberkan kondisi hilal yang terjadi di luar Kota Malang.

Lewat grup WA Astofotografi se-Indonesia, ditampilkan Rudy, kondisi beberapa kota yang sudah terlihat hilalnya, misalnya Kupang dan Bandung.

“Hilal terlihat di Kupang pada pukul 10.10 WITA, hasil pantauan tim Astrofotografi disana. Kemudian di Bandung, langsung dari Bosca sudah masuk pukul 11.29 WIB”, beber Rudy sambil melihatkan isi chat grup WA kepada satuchannel.com.

Perlu diketahui, Pantauan hilal ini melibatkan 30 siswa-siswi SMA Islam Sabillilah. Selain pengamatan dengan Telescope, siswa-siswi ini juga diajarkan pengamatan secara manual lewat ‘hilal tracker’.

Hilal tracker menurut Rudy adalah alat pemantau manual yang hanya bisa dipakai mencari 1 hilal. “Jadi alat itu permanen, hanya bisa mencari 1 hilal saja. Siswa-siswi juga diajarkan cara membuat Hilal Tracker yang berbahan dasar acrilic ini”, terang Rudy yang juga Dosen Teknik Elektro UB ini. (GUM)

Kanal Terkait