Meski Sepi, Pengunjung dan Tukang Ojek Berharap Wisata Gunung Kelud Dibuka Permanen - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Meski Sepi, Pengunjung dan Tukang Ojek Berharap Wisata Gunung Kelud Dibuka Permanen
Kanal Straight

Meski Sepi, Pengunjung dan Tukang Ojek Berharap Wisata Gunung Kelud Dibuka Permanen

Satukanal.com, Kediri – Uji coba pembukaan wisata gunung Kelud oleh Pemerintah Kabupaten Kediri Sabtu (10/3) kemarin, masih terlihat sepi pengunjung. Meski sepi, hal tersebut disambut antusias dari berbagai elemen pengunjung dan pelaku ojek wisatawan gunung Kelud.

Bagio, salah satu sopir ojek wisata Gunung Kelud, asal desa Sugihwaras Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri, mengungkapkan telah menaruh harapan besar dengan adanya kebijakan pembukaan lokasi wisata gunung Kelud.

Sebab sejak ditutup setahun lalu masa pandemi Covid-19, hilang mata pencaharian perkonomian. “Harapannya besar. Meskipun tidak sesuai harapan sebelum pandemi Covid-19, setidaknya tidak ditutup total,” kata Bagio, kepada Satukanal.com, 16 April 2021.

Baca Juga :  Soal Pemain Asing, Getuk: Jangan Terlalu Berekspektasi Dulu

Dia mengaku ajang pembukaan ini dikatakan sepi pengunjung dibandingkan dari sebelum pandemi. Yang biasanya sebelum pandemi, saat akhir pekan membawa pengunjung 10 – 12 kali. Namun kali ini hanya bisa membawa 3 – 4 kali.

Dalam uji coba pembukaan wisata gunung Kelud ini, Bagio dan pelaku ojek lainnya turut berpartisipasi menerapkan protokol kesehatan ketat. Hal ini juga untuk mendukung evaluasi setelah uji coba pembukaan wisata selesai.

“Sebagian besar pengunjung sudah tau (Prokes). Kalau masker tidak membawa, terutama masker kita sediakan juga,” tuturnya.

Baca Juga :  Stadion Brawijaya Jadi Kandidat Venue Pertandingan Klaster Jatim

Sementara itu, Ahmad Eko pengunjung asal Desa Bendo Kelurahan Pare Kabupaten Kediri, mengungkapkan kegembiraan dengan pembukaan wisata Gunung Kelud.

Sebab sejak satu tahun dilakukan penutupan beberapa lokasi wisata, dia mengaku perlu hiburan untuk melepaskan kepenatan di ia kerja. Dilokais pinti masuk, dia juga menerapkan protokol kesehatan mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

“Pengarahan Prokes diarahkan memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak. Harapan saya wisata ini bisa dibuka untuk seterusnya (permanen),” tutupnya.

Pewarta : Anis Firmansah
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait