Meski Kembalikan Uang yang Dikorupsi, Kades di Pamekasan Tetap Jadi Tersangka - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Kades H saat mengembalikan dana yang diduga korupsi senilai Rp135 juta. (foto: Nuruz/satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Meski Kembalikan Uang yang Dikorupsi, Kades di Pamekasan Tetap Jadi Tersangka

Satukanal.com, Pamekasan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menetapkan H, Kepala Desa Larangan Slampar sebagai tersangka kasus korupsi dua paket proyek tahun 2019. Kejaksaan juga menahan kades perempuan ini.  Dugaan korupsi ini  merugikan negara  Rp135,35 juta, dari dua paket proyek yang masing-masing anggarannya senilai Rp235,58 juta dan Rp178,77 juta.

“Kasus korupsi proyek plengsengan tahun 2019 di Dusun Morlaok, Desa Larangan Slampar dengan panjang 660 m2 dan 550 m2,” ungkap Kasi Pidsus Ginung Pratidina didampingi tim penyidik Munarwi, Kamis, (6/1/2022).

Baca Juga :  Dikawal Brimob, KPK Geledah Rumah Pribadi Bupati Langkat

Kejaksaan Negeri Pamekasan mengusut kasus korupsi ini setelah  pengaduan masyarakat pada Kamis, 21 Oktober 2021. Dalam proyek tersebut diduga ada  double Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) dari satu paket proyek yang dilaporkan oleh pihak desa. Dari hasil penyelidikan, sebagian lokasi proyek merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur, namun kepala desa mengklaim dan melaporkannya sebagai proyek Dana Desa (DD).

Kades H telah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp135 juta. Namun, pengembalian uang hasil korupsi itu tak menggugurkan kasusnya. Kejaksaan telah menetapkan H sebagai tersangka dan menahannya.

Baca Juga :  Polres Mojokerto Terapkan Ganjil Genap Jalur Trawas-Pacet

“Tersangka dikenakan Pasal 2 & 3 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2021.Tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman maksimal 20 tahun minimal 5 tahun penjara,” tutur Ginung Pratidina. (nuruz/danu)

 

Kanal Terkait