SATUKANAL.COM
BERITA

Meriah dan Unik, 33 Stand Pameran Pendidikan Serupa Miniatur Kabupaten Malang

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019 di Kabupaten Malang berjalan dengan meriah. Diikuti oleh 33 korwil pendidikan di Kabupaten Malang, Hardiknas yang dihelat di halaman kantor Dinas Pendidikan (Disdik), Sabtu (04/05/2019), selain meriah juga unik.

Peringatan Hardiknas 2019 dengan acara pameran pendidikan itu serupa miniatur Kabupaten Malang. Berbagai potensi dan keunggulan yang ditampilkan di 33 stand secara nyata menggambarkannya secara indah kekayaan yang dimiliki Kabupaten Malang.

Menjadi semakin menarik dan unik, bahwa berbagai produk yang ditampilkan 33 stand itu sebagian besar merupakan hasil kreasi para pelajar SMP. Sebut saja batik tulis karya anak-anak SMP Islam Kalipare yang pernah menyabet juara 2 pameran pendidikan Malang Raya.

Produk lainnya yang semakin mengentalkan pameran pendidikan Disdik sebagai miniatur Kabupaten Malang adalah berbagai produk makanan dan minuman khas setiap kecamatan. Misalnya, di stand Kromengan yang menampilkan lekok, kopi merah jambuwer serta kerajinan khas lainnya. Pun, di stand Wajak yang secara kreatif mengolah daun sirih menjadi minuman sehat serta juga menjadi obat nyamuk ramah lingkungan dan kesehatan.

Meninjau stand Karangploso. Abdurahman Asisten II (depan) bersama Kadisdik Kab Malang M Hidayat (Nana)

Berbagai tampilan produk pameran pendidikan itulah yang membuat warga terlihat antusias melihat, berbincang dan membeli berbagai produk tersebut.
Abdurahman Asisten Perekonomian dan Pembangunan (II) Setda Kabupaten Malang, pun memberikan apresiasinya atas pameran pendidikan yang digelar Disdik Kabupaten Malang.

“Luar biasa berbagai produk yang ditampilkan dalam pameran pendidikan di Hardiknas 2019 ini. Apalagi produk-produk itu semuanya mencirikan kekayaan Kabupaten Malang. Terpenting rata-rata dikelola oleh sekolahan melalui para pelajarnya,” kata Abdurahman dalam sambutannya, Sabtu (04/09/2019).

Abdurahman yang mewakili Wakil Bupati (Wabup) Malang Sanusi, serta menggunting pita acara dan disambut tari topeng. Juga berkeliling terlebih dahulu di berbagai stand korwil pendidikan tersebut.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang ini pun mengatakan, bahwa stand-stand yang ada memang serupa miniatur Kabupaten Malang. “Ini serupa miniatur kekayaan Kabupaten Malang dengan para pelaku kreatifnya para guru dan pelajar. Potensi besar bagi Kabupaten Malang ke depannya,” ujar Abdurahman yang juga mengatakan, pameran pendidikan dalam Hardiknas Disdik Kabupaten Malang juga sesuai dengan tema Menguatkan Pendidikan dan Memajukan Kebudayaan.

Para pelajar berkostum budaya di stand Wajak (Nana)

Di kesempatan yang sama, Berliana pelajar SMPN 1 Kromengan yang bertugas di stand Kromengan mengatakan, bahwa seluruh produk yang ditampilkan merupakan asli Kromengan.
“Ini memang tujuan kami semakin mengenalkan produk khas kami lebih luas. Sehingga akan semakin melengkapi kekayaan kuliner khas Kabupaten Malang,”ujarnya.

Kepala Disdik Kabupaten Malang M Hidayat pun mengatakan kekagumannya atas berbagai produk yang ditampilkan di 33 stand. Dayat sapaan Kadisdik Kabupaten Malang yang berkeliling di seluruh stand pameran pendidikan, menyampaikan, bahwa apa yang ditampilkan para pelajar luar biasa.

“Ini luar biasa sekali. Dimana para pelajar mampu berkreasi dan mengeksplorasi dirinya seperti ini. Ini potensi besar yang tentunya patut didorong terus,” ucapnya.
Dayat juga menyampaikan, bahwa seluruh produk yang ditampilkan oleh 33 stand tersebut, memang serupa miniatur Kabupaten Malang dalam skalanya yang lebih kecil.

“Ada yang mendaur ulang limbah menjadi produk bernilai ekonomis. Lukisan, batik dan lainnya yang semuanya dikerjakan para siswa SMP. Luar biasa,” pungkasnya.

Kanal Terkait