Menuju Malang Kreatif, Wawali Resmikan Ruang Praktik Siswa SMK Nasional - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Menuju Malang Kreatif, Wawali Resmikan Ruang Praktik Siswa SMK Nasional

Dalam 5 tahun ke depan, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan mewujudkan salah satu mimpinya, yakni Malang Kreatif. Malang Kreatif adalah sebuah keinginan dari masyarakat dan pemerintah untuk mampu memberikan ruang dan kesempatan kepada para pemuda-pemudi Malang dalam berkreativitas.

Untuk mewujudkan mimpi ini, pemkot hadir di dalam kegiatan-kegiatan kreatif pemuda-pemudi. Selain itu, pemerintah turut menyiapkan kualitas siswa siswi sekolah menengah yang nantinya akan terjun ke industri kreatif.

Dalam menyiapkan kualitas pemuda, pemerintah berupaya mendukung proses belajar melalui penyediaan sarana dan prasarana yang layak untuk para siswa. Sarana tersebut didesain seperti halnya di dunia industri.

Salah satu bukti upaya pemerintah yakni pembangunan sarana prasarana ruang praktik siswa di SMK Nasional Malang. Hari ini, Sabtu (20/4), ruang praktik siswa itu diresmikan oleh Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko.

“Mudah-mudahan keberadaan sarana ini nantinya dapat meningkatkan skill anak didik sehingga mampu menyesuaikan dengan dunia kerja dan siap pakai,” ujar Sofyan Edi.

Pria yang akrab disapa Bung Edi ini menyatakan, pembangunan ruang praktik ini adalah satu kehadiran pemerintah untuk men-support potensi-potensi pemuda. “Harapan kami, akan tumbuh startup-startup yang memang dibutuhkan di tengah masyarakat dan kami juga menginginkan lahir unicorn yang asli Malang itu,” ucapnya.

Baca Juga :  Melihat Semangat Komunitas dan Warga Menjaga Pelestarian Heritage di Kayutangan

Menurut Edi, tentunya pengembangan pendidikan ke depan menuntut langkah aktif dari segenap komponen masyarakat agar mampu menghadapi perkembangan zaman dan arus globalisasi. Satu hal yang sangat mendasar dari tuntutan yang dimaksud adalah kesiapan dari setiap lulusan keluaran lembaga pendidikan untuk segera mampu menyesuaikan dengan dunia kerja.

Oleh karena itu, para siswa dituntut juga untuk memiliki keterampilan dan keahlian yang sesuai dengan bidang yang mereka pilih. Nah, agar siswa SMK lebih terampil dan menguasai keahliannya, maka diperlukan berbagai fasilitas dan sarana guna untuk mendukung proses belajar mengajar tersebut.

“Seperti ruang praktik serta peralatannya maupun media pembelajaran lainnya. Tanpa fasilitas tersebut, siswa SMK tidak akan bisa belajar dengan maksimal sesuai dengan kurikulum pendidikan kejuruan yang ditetapkan,” paparnya.

Mengingat sangat pentingnya sarana pembelajaran di SMK untuk menunjang proses belajar mengajar khususnya dipergunakan untuk praktik, maka setiap SMK harus memiliki fasilitas ruang praktik yang memadai dan lengkap. “Tentu akan lebih efisien apabila sarana tersebut dilengkapi dengan alat dan mesin yang sama seperti yang diterapkan di tempat kerja yang merupakan replika di lingkungan nanti di mana dia nanti akan bekerja,” ungkap Edi.

“Saya berharap sarana yang telah tersedia ini dapat dipelihara dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya guna menunjang kelancaran proses belajar mengajar dan agar nantinya dapat tercipta generasi yang terampil, kreatif, inovatif, dan menguasai teknologi tanpa mengabaikan pendidikan karakter,” lanjutnya.

Baca Juga :  Peringati Hari Batik, KBP Kota Malang Gelar Festival Batik Ken Dedes

Menanggapi Bung Edi mengenai startup dan unicorn yang diharapkan lahir dari Kota Malang, Kepala SMK Nasional Drs Muhammad Taufik MPd menyatakan, SMK Nasional melakukannya dengan mendorong jurusan rekayasa perangkat lunak (RPL) untuk mengisi peluang tersebut.

“Kami berupaya mendorong jurusan rekayasa lerangkat lunak untuk bisa mengisi peluang-peluang yang ada di startup maupun unicorn. Saya kira dengan fasilitas yang baru jurusan RPL ini mudah-mudahan bisa lulusan kami bisa mengisi pasar kerja tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua P2PUTN Kota Malang Ir Kartiko Ardi Widodo MT menambahkan bahwa dalam proses belajar mengajar, salah satu komponen utama adalah tersedianya sarana dan prasarana pembelajaran. Di antaranya ruangan belajar.

“Dalam pendidikan vokasi, khususnya di SMK Nasional ini pembelajaran tidak hanya di ruangan kelas melainkan juga ruang praktik siswa. Terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan berupa ruang praktik siswa untuk SMK Nasional. Insya Allah akan kami optimalkan penggunaannya,” ujarnya.

Dikatakan Kartiko, SMK Nasional akan berupaya meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat dengan meningkatkan mutu kualitas dalam kegiatan belajar mengajar berbasis kompetensi skill dan IT.

Kanal Terkait