Mengenang Rahmania, Korban Kecelakaan Pesawat asal Kediri - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Mengenang Rahmania, Korban Kecelakaan Pesawat asal Kediri
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Mengenang Rahmania, Korban Kecelakaan Pesawat asal Kediri

SATUKANAL.com, KEDIRI – Peristiwa kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air (9/01/2021), masih menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat dekat korban asal Kabupaten Kediri, Rahmania (40).

Pasalnya, korban dikenal sebagai sosok tauladan dan mempunyai kepedulian sosial yang tinggi sejak sekolah oleh beberapa komunitas di wilayah Pare.

Selepas 7 (Tujuh) hari peristiwa tersebut, Sabtu (16/01) Alumni Sekolah dan Komunitas Pare menggelar doa lintas agama yaitu Agama Islam, Konghucu, dan Hindu di Patung Ringinbudho, Pare, Kabupaten Kediri.

“Kebetulan memilih lokasi disini karena Patung Ringinbudho adalah ikon Pare. Selain itu di ujung rumah sudut utara menjadi lokasi masa kecil Rahmania, rumah dinas di SLTP Dharmawanita,” ungkap Devi, selaku kerabat alumni SLTPN 2 Pare dan Komunitas Pare, kepada Satukanal.com, Sabtu (16/01/2021).

Baca Juga :  Wabup Kediri Resmikan Sekolah Modern Milik NU

Devi mengatakan terakhir berkomunikasi saat seminggu sebelum kecelakaan pesawat penerbangan Jakarta – Pontianak. Sempat merencanakan bersama untuk menggelar acara khitan massal, sebagaimana Rahmania ialah donatur kegiatan sosial.

Meskipun Rahmania berdomisili di Jakarta, ia mengaku jika komunikasi yang terjalin masih tetap lancar. Sebagai istri seorang pejabat perwira TNI, kepeduliannya terhadap warga Pare juga masih tinggi.

“Alhamdulillah, khitan massal akan tetap kita laksanakan di akhir Januari. Kepeduliannya tinggi, selalu mempertanyakan kebutuhan untuk teman-teman marjinal, pinggiran, lansia dan tunawisma di Pare,” terangnya.

Baca Juga :  Bupati Dhito: Dana yang Kita Gelontorkan untuk Persedikab Terbilang Besar

Harapannya, dalam kegiatan doa bersama hanya sebagai pengingat serta mendekatkan kerabat. Doa bersama dilakukan secara spontan karena seluruh peserta mengenal Rahmania sebagai sosok yang berdedikasi terhadap kegiatan sosial komunitas di Pare.

Selain untuk mengenang Rahmania, doa bersama juga ditujukan untuk bencana gempa yang menimpa tanah air. Diprakarsai oleh kumpulan Alumni SMAN 2 Pare angkatan 2000, SLTPN 2 Pare angkatan 1997, dan Komunitas Pare.

“Menyampaikan keprihatinan kita semua. Khususnya warga dan komunitas Pare terhadap bencana yang menimpa kita di Sulawesi Barat, Kalimantan Selatan dan Jawa Barat,” tutupnya.

 

 

Pewarta: Anis Firmansah
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait