'Mengcovidkan' Pasien? Begini Respon Kalangan Kedokteran - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
'Mengcovidkan' Pasien? Begini Respon Kalangan Kedokteran
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

‘Mengcovidkan’ Pasien? Begini Respon Kalangan Kedokteran

Satukanal.com, Kediri – Beredarnya kabar pihak rumah sakit memberikan vonis pasien Covid-19 ‘mengcovidkan’ ditepis dari kalangan kedokteran. Pasalnya, hasil terkonfirmasi tentunya sudah melalui tahapan dan rekam medis mesin Test PCR (Polymerase Chain Reaction), Selasa (26/01/2021).

Direktur RSUD SLG, dr. Eko Herihadi, mengungkapkan kasus ‘mengcovidkan’ pasien merupakan suatu hal yang tidak mungkin dilakukan. Sebab, segala proses pemeriksaan Test Swab melalui mesin PCR di laboratorium, secara keseluruhannya telah terekam dan valid.

“Jadi, mereka dan kita juga tidak tau hasilnya. Positif atau negatif all of the record. Kita bisa melihat hasilnya dan itu online,” ungkap dr. Eko Herihadi, ke Satukanal.com.

Baca Juga :  Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris Kediri, Ditemukan Senjata Laras Panjang

Pada normalnya hasil pemeriksaan PCR keluar dalam waktu 2, sampai 3 hari di Laboratorium Pare, Kabupaten Kediri. Tergantung dari Load yang ada di Laboratorium, bahkan paling lama ada yang sampai 1 minggu.

Dirinya mengaku belum pernah ada kasus ‘mengcovidkan’ pasien di RSUD SLG. Tahapan lanjutan setelah pasien meninggal selesai setalah tahapan pengantaran dengan mobil jenazah. Tentunya untuk mewaspadai penyebaran virus, akan dilakukan standar protokol Covid-19.

Baca Juga :  Antisipasi Varian Omicron, 11 Negara Ini Dilarang Masuk RI

“Kalau meninggal saat terjadi Suspek dan Probable, penanganan tetap menggunakan protokol Covid-19 dalam upaya kehati-hatian, meski belum terkonfirmasi Covid-19,” terangnya.

Disebutkan, perihal tersebut dilakukan untuk melindungi tenaga kesehatan dan keluarga pasien. Terkecuali apabila waktu perawatan diketahui hasil test swab negatif, maka pasca meninggal dapat dilakukan tanpa protokol Covid-19.

“Tergantung statusnya apa dulu, ada Suspek Probble dan Terkonfirmasi, kalau belum pasti kita perlu hati-hati,” tutupnya.

 

 

 

 

 

Pewarta : Anis Firmansah
Editor : Redaksi Satukanal

    Kanal Terkait