Mengabadikan Kisah Lady Rocker Kota Malang Melalui Film Dokumenter - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Film Dokumenter “Sylvia Saartje, Lady Rocker Pertama Indonesia” tayang  perdana di Bioskop Sarinah Moviemax. (foto: Lutfia Indah/satukanal.com)
BERITA Kanal Feature Kanal Highlight

Mengabadikan Kisah Lady Rocker Kota Malang Melalui Film Dokumenter

satukanal.com, Malang – Perjalanan karir seseorang perlu dikemukakan ke publik lantaran ada nilai moral yang menginspirasi. Medianya bisa melalui buku biografi. Film dokumenter yang menuangkan kisah melalui audio visual juga bisa menjadi opsi.

Dan, melalui film dokumenter pula, kisah hidup Sylvia Saartje dikupas. Sylvia Saartje wanita asal Malang ini merupakan sosok yang menarik. Dia lady rocker pertama di Indonesia.

Film Dokumenter “Sylvia Saartje, Lady Rocker Pertama Indonesia” besutan Sutradara Subi yang juga diinisiasi oleh Yayasan Terakota  tayang  perdana di Bioskop Sarinah Moviemax pada Senin (15/11/2021). Film ini didanai  oleh program Fasilitasi Bidang Kebudayaan (FBK) 2021 Dirjenbud Kemdikbudristek RI.

Film dokumenter ini merangkum perjalanan Jippi, sang lady rocker. (foto: Lutfia Indah/satukanal.com)

Perempuan yang akrab dipanggil Jippi ini dalam perjalanan karirnya sudah besar bahkan sebelum industri rekaman musik rock berkembang di Indonesia. Ketika masih kecil ia sering menyanyi di gereja, sekolah, memenangkan kejuaraan Bintang Radio di RRI Malang, hingga menyanyi secara profesional dari panggung ke panggung.

“Pertama itu merasa tersanjung, ada kagetnya tapi ternyata itu kenyataan. Dan setelah proses pembuatan film ada perasaan mengharu biru, mengulang cerita waktu itu dan dikupas habis jadi thank you untuk film dokumenter ini,” tutur Jippi.

“Aku cuma ingin regenerasi, dan era sekarang juga kemudahan-kemudahan itu lebih gampang daripada jaman dulu. Regenerasi dan semangat tanpa batas lalu fokus bahwa segala sesuatu yang kita perjuangkan pasti akan tercapai,” tambahnya.

Film documenter ini merangkum perjalanan karir Sang Lady Rocker yang berasal dari hasil riset data koleksi pribadi Sylvia Saartje, dokumentasi koleksi Museum Music Indonesia serta digitalisasi film yang pernah dibintangi oleh Jippi. Proses shooting yang  berlangsung dari 6 Oktober 2021 di Gedung Kesenian Gajayana ini, juga menampilkan latar belakang keluarga hingga perjalanan Jippi dalam melihat Indonesia yang lebih luas.

“Musik rock itu kan keras dan maskulin, tapi kemudian muncul musisi rock perempuan dari Kota Malang. Orang (pada era 70an) rela menggadaikan barangnya untuk membeli tiket rock saat itu,” ungkap Eko Widianto, Pemred Terakota.id.

Eko Widianto juga menambahkan bahwa radio-radio pada era 70an pun turut menjadi corong propaganda terhadap lagu-lagu rock yang kemudian akrab di telinga pemuda di Kota Malang pada jamannya. Dengan adanya film dokumenter ini, diharapkan Kota Malang bisa hadir menjadi barometer dari perjalanan music rock di Indonesia. (*)

Pewarta : Lutfia Indah

Editor : Danu S

Kanal Terkait