SATUKANAL.COM
Masyarakat Kota Kediri
Foto : Walikota Kediri Abdullah Abu bakar dalam Story Instagramnya
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Masyarakat Kota Kediri Dihimbau Tak Lakukan Kegiatan Keagamaan Yang Mengundang Masa

SATUKANAL, KEDIRI – Masyarakat Kota Kediri Dihimbau Tak Lakukan Kegiatan Keagamaan Yang Mengundang Masa. Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar kembali mengimbau masyarakat Kota Kediri untuk tidak melakukan kegiatan berkerumun di luar rumah. Imbauan itu diberikan mengingat tingginya kasus penyebaran Virus Covid-19 di Kota Kediri.

Laki-laki yang akrab disapa Abu itu juga menyarankan untuk tidak melakukan kegiatan keagamaan yang mengundang banyak orang dalam satu ruangan.

Ia pun memberikan sebuah contoh, akibat adanya kerumunan kegiatan keagamaan pada akhirnya memunculkan klaster baru di Kota Kediri yakni ‘Persekutuan Doa’ yang terjadi di Kelurahan Kaliombo Kota Kediri. Dari klaster tersebut, hingga detik ini terdapat 24 orang yang terkonfirmasi positif corona.

Baca Juga :  Pemkab Kediri Rehab 600 Rumah Tidak Layak Huni Milik Keluarga Berpenghasilan Rendah

“Saya ingatkan lagi, peningkatan sangat tinggi di Kota Kediri, kita harus berfikir berkali-kali apabila ada kegiatan yang mendatangi kerumunan, seperti kebaktian, pengajian, dan lainnya. Saya sarankan untuk tidak perlu didatangi, kita hindari bersama-sama,” Jelasnya.

Lebih lanjut ia pun meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada agar terhindarkan dari virus yang hingga kini telah menyebabkan meninggalnya 1 orang di Kota Kediri.

Baca Juga :  Lewat Daring, 447 PNS Baru di Kabupaten Kediri Resmi Disahkan

“Saya ingatkan lagi untuk masyarakat Kota Kediri tetap cuci tangan, Pakai Masker Kemana-mana, dan jaga jarak jangan berkerumun.” Tutupnya.

Untuk diketahui di Kota Kediri per hari ini terdapat 101 kasus yang terkonfirmasi dengan rincian 38 dirawat, 9 dalam pemantauan 53 sembuh dan 1 orang meninggal dunia.

Sedangkan untuk Pasien Dalam pengawasan terdapat 63 orang, Orang Dalam Pemantauan berjumlah 562 dan untuk Orang Dengan Resiko berjumlah 5529 orang.

Pewarta : Muchlis Ubaidhillah
Editor : Redaksi Satukanal

    Kanal Terkait