SATUKANAL.COM
BERITA

Masuki Babak Baru, Roadmap Inovasi Kota Malang Dimatangkan

Pematangan sistem inovasi daerah (SIDA) Kota Malang terus dilakukan. Kali ini, Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Kota Malang kembali mendatangkan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk turut mendampingi proses penyusunan roadmap SIDA.

Dalam tahapan ini, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Malang kembali diundang untuk bersama-sama menyusun roadmap SIDA. Proses berlangsung di Gedung Nusantara Balai Kota Malang, Kamis (26/9/2019). Seluruh perwakilan OPD tampak hadir untuk turut menyamakan persepsi dalam penyusunan SIDA.

Tenaga ahli BPPT Atang Sulaeman dalam pemaparannya menyampaikan, tahapan penyusunan roadmap ini harus menyiapkan banyak hal. Satu yang paling penting adalah kebutuhan dokumen yang harus dipenuhi. Selain itu, komitmen, kolaborasi, dan sinergi setiap stakeholder garus disamakan untuk kemudian muncul roadmap yang dapat dieksekusi.

“Jadi, roadmap bukan sekadar data atau dokumen, melainkan juga bisa menjadi sebuah rencana untuk bisa digarap,” terangnya.

Atang juga menegaskan, inovasi yang digarap senuah daerah harus memiliki manfaat bagi masyarakat dan bukan sekadar prototipe. Sehingga perlu kerja sama antarberbagai pihak untuk dapat benar-benar merealisasikan setiap inovasi yang ada. Tanpa kecuali kerja sama dengan pihak swasta.

Jika mengacu pada kasus yang ada selama ini, banyak inovasi yany dibuat. Namun tak dimanfaatkan dan berhenti sebagai prototipe. Karena inovasi yang ada seperti itu, cenderung tidak ada perusahaan yang mau membiayai untuk diproduksi masal. Itu sebabnya, dalam membuat inovasi, Atang menyarankan pemerintah daerah juga menggandeng swasta untuk bisa merealisasikan inovasinya.

“Semisal bisa menggandeng swasta untuk bidang CSR mereka. Jadi, semua tidak melulu menggunakan APBD,” urainya.

Dia juga menjelaskan, roadmap penguatan SIDA Kota Malang adalah untuk memperkuat wadah inovasi melalui tema yang diusung. Sehingga, potensi inovasi bisa berkembang dan bermanfaat bagi kesejahteraan dan daya saing. Harus disepakati bahwa yang dihasilkan bukan memunculkan inovasi, tapi memperkuat potensi dan merangsang inovasi berkembang di Kota Malang.

“Sebuah sistem inovasi itu kondisi yang kompleks, bukan aktivitas tunggal. Semua sistem bergerak ketika ada koneksi antarelemen, aturan, dan kesepakatan. Itu yang disebut tema.
Kota Malang tujuannya harus jelas itulah tema SIDA untuk memperkuat sistem inovasi dan ada kesempatan di dalamnya,” jelasnya lagi.

Kanal Terkait