Masuk Masa Reses, DPRD Kota Malang Siapkan Anggaran Rp 2 Miliar | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA KOTA MALANG

Masuk Masa Reses, DPRD Kota Malang Siapkan Anggaran Rp 2 Miliar

Selama kurang lebih satu pekan tepatnya sejak Selasa (17/12/2019) hingga Sabtu (22/12/2019) mendatang, 45 anggota DPRD Kota Malang memasuki masa reses.

Dana yang dialokasikan untuk proses reses itu mencapai Rp 2 Miliar.

Sekretaris DPRD Kota Malang, Mulyono menyampaikan, anggaran yang masuk dalam sekretariat dewan tersebut akan digunakan untuk segala kebutuhan operasional.

Mulai dari sewa gedung hingga konsumsi untuk konstituen atau masyarakat.

“Kami turut mengawasi, dan setiap anggota kami mintai pertanggungjawaban melalui administrasi,” katanya pada wartawan.

Mulyono menjelaskan, proses reses harus memenuhi berbagai kualifikasi.

Di antaranya berkaitan dengan jumlah undangan atau konstituen yang diundnag.

Masing-masing anggota dewan boleh mengundang konstituen maksimal 450 orang.

Nantinya, jumlah konstituen yang diundang itu menurutnya akan menentukan besaran anggaran yang digelontorkan bagi masing-masing anggota dewan.

Sementara jika dilihat dari kondisi di lapangan, selama ini anggota dewan mengundang konsekuen tidak sampai 450 orang, mencapai antara 150 hingga 200 orang.

“Dan pastinya anggaran disesuaikan,” tambah dia.

Lebih jauh Mulyono menerangkan, pelaksanaan reses sudah sesuai dengan ketentuan yang ditapkan dalam undang-undang, yaitu UU Nomor 23 Tahun 2014 dan PP Nomor 12 Tahun 2018 tentang pedoman penyusunan tatib.

Sebelum penentuan jadwal, seluruh anggota DPRD Kota Malang terlebih dulu melakukan musyawarah pada 12 November 2019 lalu.

Hasilnya, tanggal 17 Desember hingga 22 Desember dipilih sebagai hari pelaksanaan reses.

Sebagaimana ketentuan yang ada, reses bertujuan menyerap aspirasi masyarakat yang diwujudkan dalam bentuk pokok pikiran.

Selain itu, keluhan masyarakat juga dapat disampaikan selama proses reses berlangsung.

Nantinya setiap usulan dan keluhan yang disampaikan tersebut akan dijadikan bahan evaluasi selama proses penyusunan APBD hingga pelaksanaannya.

Dia menjelaskan, proses reses akan dilakukan tiga kali dalam satu tahun.

Hal itu menyusul proses persidangan yang berlangsung tiga kali dalam satu tahun.

Masing-masing anggota dewan akan melakukan reses di daerah pilihan (dapil) masing-masing.

Kanal Terkait