Mahasiswa UMM Sulap Kulit Mangga Jadi Masker Wajah - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Mahasiswa UMM Sulap Kulit
Mango Mask Dream, Masker dari kulit mangga (Foto: Dokumentasi UMM)
BERITA Kanal Straight

Mahasiswa UMM Sulap Kulit Mangga Jadi Masker Wajah

Satukanal.com, Malang – Kulit buah mangga bagi kebanyakan orang memang langsung dibuang karena tidak dapat dimakan atau dimanfaatkan. Namun, tidak untuk kelima mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Lima mahasiswa bernama, Elvira Putri, Nabilah Hanuun Haniiifah, Mega Amelia Tri Adinda, Novia Parameswari Putri, dan Dita Ayu Novitasari memanfaatkan limbah mangga sebagai masker wajah. “Kami menilai akan sayang jika limbah kulit mangga ini tidak dimanfaatkan dengan maksimal,” ujar Elvira Putri selaku ketua tim, melansir dari laman umm.ac.id.

Inovasi pemanfaatan limbah buah mangga ini dituangkannya melalui Program Kreatifitas Mahasisiwa – Kewirausahaan (PKM-K). Membanggakannya lagi, ide itu berhasil lolos tahap pendanaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada Mei lalu.

Mahasiswa UMM asal Lumajang ini menjelaskan, kandungan dari limbah buah mangga yakni kulitnya sangat kaya akan antioksidan yang baik bagi kulit terutama kulit wajah. “Terdapat berbagai kandungan yang mampu membersihkan dan merawat kulit agar lebih sehat. Di samping itu juga dapat mencegah noda yang akan merusak kulit,” terangnya.

Baca Juga :  Dipantau Jokowi, Ribuan Santri di Jombang Ikuti Vaksinasi Merdeka

Sementara itu, untuk mengubah limbah kulit buah mangga menjadi produk masker wajah harus dilalui dengan beberapa tahapan. Tahapan tersebut antara lain :

  1. Mengumpulkan limbah kulit mangga yang kemudian dicuci dan dikeringkan.
  2. Selanjutnya, harus melalui proses ekstraksi kulit.
  3. Tidak cukup sampai di situ, hasil dari ekstraksi lalu masuk pada proses produksi formula masker
  4. Melakukan uji pengukuran pH (power of hidrogen) agar sesuai dengan pH kulit wajah.

Menurut Elvira, Ketika merubah kulit mangga menjadi masker. Tahapan yang paling penting adalah melakukan pengujian pH. Hal tersebut dilakukan, ketika masker diaplikasikan pada wajah tidak menimbulkan iritasi kulit. “Tahap pengujian pH ini sangatlah penting agar tidak terjadi iritasi pada wajah saat menggunakannya. Pun agar konsumen merasa nyaman dengan masker tersebut,” terangnya.

Baca Juga :  Status Level 2, Bioskop Jombang Boleh Buka Kapasitas 50 Persen

Apabila tahapan demi tahapan telah rampung, Masker wajah dari kulit mangga siap kemas dan di pasarkan ke masyarakat luas. Kelima mahasiswa tersebut menamai masker buatannya dengan “Mango Mask Dream”. Diketahui, proses pemasaran produk ini dilakukan dengan memanfaatkan platform media sosial, baik itu Whatsapp maupun Instagram. Adapun harga masker wajah ini dipatok dengan harga sekitar Rp 20.000 untuk satu maskernya.

Selain itu, Elvira dan timnya berharap agar ide PKM ini bisa terus berkembang dan menjadi usaha yang strategis. Ia mengatakan bahwa mereka berharap usaha ini mampu bersaing dengan produk lokal atau bahkan produk internasional lainnya.

Pewarta : Viska
Editor : Adinda

Kanal Terkait