Masih di Level 4 Pemkot Malang Optimis Segera Turun Level - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Masih di Level 4 Pemkot Malang Optimis Segera Turun Level
Ilustrasi pembatasan kegiatan (Foto: Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Masih di Level 4 Pemkot Malang Optimis Segera Turun Level

Satukanal.com, Malang – Kota Malang resmi melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM (PPKM) Level 4, Selasa (17/8/2021).

Meski masih berada di level yang sama, pihak pemerintah kota (Pemkot) Malang optimis bakal segera turun level dalam waktu dekat.

“Saya rasa perkembangan penanganan covid-19 di Kota Malang cukup baik. Tapi untuk penentuan level memang berada pada keputusan pemerintah pusat,” ujar Walikota Malang Sutiaji.

Perihal perkembangan yang dikatakan Sutiaji, antara lain tingkat Bed Occupancy Rate (BOR) yang mulai menurun. Selain itu, tingkat kesembuhan yang sudah mencapai 54 persen.

Baca Juga :  Level PPKM Kota Malang Turun, BOR Tinggal 22 Persen

“Angka kematian turun dari 9 persen menjadi 7 persen atau sudah di bawah provinsi. BOR kita pun juga di bawah provinsi, dan kesembuhan lebih tinggi dari provinsi,” urai Sutiaji.

Dengan perkembangan tersebut, dirinya menargetkan, minggu ini Kota Malang, sudah tidak masuk zona merah. Pasalnya tercatat baru ada 13 kabupaten kota di Jawa Timur yang sudah masuk zona orange. Meski begitu, dia menjelaskan, bahwa kondisi tersebut bergantung bagaimana koordinasi dengan daerah di sekitar Kota Malang, seperti Kota Batu dan Kabupaten Malang.

“Tidak bisa di sini bertahan zona merah, tapi lainnya kuning atau orange, pasti akan berpengaruh. Sama halnya misal di sini orange, tapi lainnya merah. Bisa jadi, yang di sini yang kegeser jadi zona merah lagi,” tambahnya

Baca Juga :  Lampu Hijau PTM Terbatas Bagi Perguruan Tinggi di Wilayah PPKM Level 1-3

Sementara itu, berkaitan dengan vaksinasi, dirinya menargetkan 70 persen tercapai di bulan September. “Cuma kemarin saya usulkan, 70 persen jangan dihitung warga asli Kota Malang saja. Tetapi seluruh penduduk Kota Malang. Karena banyak pendatang dan mahasiswa. Mestinya targetnya jangan hanya 600.000 tapi 800.000,” pungkas politikus partai Demokrat itu.

Pewarta : Chosa Setya Ayu Widodo
Editor: Ubaidhillah 

    Kanal Terkait