Marak Pencurian Data, Ini Tips Amankan Password Akun Online dari Google! - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Marak Pencurian Data, Ini Tips Amankan Password Akun Online dari Google!
ilustrasi keamanan pssword di akun online (Foto: Pixabay.com)
BERITA Kanal Artikel

Marak Pencurian Data, Ini Tips Amankan Password Akun Online dari Google!

Satukanal.com, Nasional Banyak kasus pencurian data pribadi untuk disalahgunakan. Apalagi, jika kata sandi atau password yang digunakan terbilang lemah. Tentu saja, hal ini bisa menjadi celah bagi peretas untuk membobol akun pengguna di Internet dan mencuri data yang tersimpan di dalamnya.

Pemilihan karakter dan kata dalam membuat password punya keberadaan penting. Sebab, akan mempengaruhi keamanan akun online yang dimiliki oleh seseorang. Bagaimanapun juga, hampir setiap orang memiliki akun online seperti media sosial, e-mail bahkan hingga akun rekening bank.

Berdasarkan survei Google bersama lembaga riset YouGov disebutkan bahwa sebagian besar orang Indonesia masih menggunakan password yang tidak kuat alias lemah. Setidaknya, lebih dari setengah responden mengaku pernah mengalami kebocoran data.

Dari hasil survei yang diperoleh tersebut, Google pun memberikan sejumlah tips bagi pengguna untuk mengelola informasi macam password di internet, supaya akun dan data pribadi tidak mudah dicuri. Berikut ulasannya:

1. Buatlah Password Dengan Kombinasi Karakter Agar Lebih Aman

Amanda Chan, seorang Product Marketing Manager Google Indonesia mengatakan, pengguna bisa membuat kata sandi dengan kombinasi karakter yang beragam.

“Buat sandi yang lebih aman, bisa pakai huruf besar, huruf kecil, pakai simbol juga seperti tanda seru atau dollar sign,” kata Amanda kepada KompasTekno dalam acara virtual yang digelar Google, dikutip dari kompas.com.

Baca Juga :  Tidur Sambil Duduk Berbahayakah Bagi Kesehatan? Simak Faktanya

Ia juga mengatakan untuk membuat password aneka karakter yang juga digabungkan dengan perpaduan huruf besar, huruf kecil, nomor dan lainnya. Seperti contohnya “[email protected]”.

2. Gunakan Aplikasi Password Manager Untuk Bantu Mengingat

Perpaduan aneka karakter dengan huruf besar ataupun kecil terkadang membuat seseorang kesulitan mengingatnya. Untuk itu, sebaiknya pengguna memanfaatkan aplikasi password manager. Dengan aplikasi ini, menurut Amanda, password pengguna akan diingat sehingga tak perlu repot lagi memasukkannya saat hendak mengakses suatu akun.

Untuk melakukannya yakni ketika masuk ke akun media sosial menggunakan Chrome misalnya, Google bakal menampilkan jendela pop-up berupa konfirmasi apakah username dan password yang dimasukkan ingin disimpan di password manager atau tidak. Pengguna hanya tinggal mengkonfirmasinya, maka otomatis akan tersimpan.

3. Periksalah Keamanan Password, Aman atau Tidak

Setelah membuat password, sebaiknya cek tingkat keamanannya. Ini antara lain bisa dilakukan lewat Password Manager Google, melalui tombol “Go to Password Checkup” di laman beranda. Password checkup akan menilai tingkat keamanan password pengguna, serta memberitahu apabila kata kunci tersebut sudah pernah dipakai berulang kali atau pernah terlibat dalam kebocoran data.

Pilihan lainnya yakni dengan menggunakan fasilitas pengecekan tingkat keamanan password, seperti firma sekuriti Kaspersky yang juga bisa untuk menilai kekuaan kata sandi atau password yang digunakan untuk sebuah akun.

Baca Juga :  Sebelum Meninggal, Vanessa Angel Sempat Unggah IG Story Bersama Sang Anak

4. Aktifkanlah Two-factor Authentication (2FA)

Pemilik akun juga dinajurkan untk ikut mengaktifkan fitur otentikasi dua langkah (two-factor authentication atau 2FA) di layanan online. Pada google contohnya, sistem 2FA akan meminta verifikasi setelah seseorang mencoba login dengan memasukkan password. Dengan begitu, terdapat dua tahapan yang harus dilalui untuk melakukan login.

Buntuk proses verifikasi yang dilakukan yakni dnegan mengirimkan kode OTP (One Time) passwordvia SMS aatau panggilan telepon ke nomor yang  terhubung dengan akun Google.  Kemudian, bisa juga melalui jendela pop-up yang muncul di perangkat lain yang juga terhubung dengan akun Google.

5. Lakukan Cek Kemanan Akun Secara Berkala

Selanjutnya, pengguna atau pemilik akun bisa melakukan pengecekan secara berkala. Pada akun Google misalnya, pengecekan bisa dilakukan melalui laman security checkup yang dapat diakses melalui laman ini. 

Melalui tautan tersebut, pengguna bisa mengetahui perangkat apa saja yang terhubung dengan akun Google, kata sandi yang telah disimpan, riwayat aktivitas menggunakan akun Google, fitur keamanan yang aktif dan lainnya.

“Selain password, pemerikaan keamanan Google juga bisa memberi tahu kita tentang, misalnya, ada aplikasi apa yang punya akses ke data kita, hingga aktivitas login yang mencurigakan,” pungkas Amanda dikutip dari kompas.com

 

 

Pewarta : Adinda

Kanal Terkait