Mantan Napi Membuat Kerajinan dari Koran Bekas, Hasilnya Tak Terduga - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Mantan Napi Membuat Kerajinan dari Koran Bekas, Hasilnya Tak Terduga
Yulianto menunjukan kapal pinisi dari koran bekas (Foto: Anis Firmansah/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Figur Kanal Highlight

Mantan Napi Membuat Kerajinan dari Koran Bekas, Hasilnya Tak Terduga

Satukanal.com, Kediri – Tak selamanya koran bekas menjadi barang yang tidak berharga, di tangan salah seorang pemuda, koran bekas jadi kerajinan tangan atau karya seni patung berbentuk Burung Merak, Kapal Pinisi dan berbagai benda di sekeliling kita.

Benda-benda bernilai seni tersebut merupakan buatan Yulianto warga Dusun Kecik, Desa Keling, Kecamatan Kepung. Yang tidak biasa ia merupakan mantan Narapidana (Napi) yang sudah dinyatakan bebas beberapa bulan silam dan memilih untuk berbuat yang lebih positif.

“Diri saya merasakan hal yang tidak nyaman jika harus melakukan hal-hal yang melanggar hukum, akhirnya saya memilih untuk mencari rejeki dari membuat kerajinan ini,” jelas Yuli, Jumat, (18/06/2021) pada Satukanal.com.

Ide membuat koran bekas sebagai bahan kerajinan ini bermula dari program pembinaan di Lapas Kediri, ia mendapatkan ilmu kerajinan tangan selama 6 bulan bagi para narapidana. Menurut Yulianto, program pembinaan tersebut juga menjadi acuan untuk menjadikan diri melakukan sesuatu yang lebih positif.

Baca Juga :  Getuk Turunkan Skuat Asingnya di Laga Uji Coba

Menurutnya, ketika mendapat kesempatan bebas melalui program asimilasi ia berjanji akan merubah kehidupannya untuk menjadi lebih baik lagi. “Yang jelas nggak enak kemudian juga kasihan sama orang tua. Masa saya berbuat buruk terus, kalau bisa harus perbaiki diri,” ungkapnya.

Yulianto berada di Lapas Kediri selama 1 tahun 6 bulan. Yulianto kemudian keluar setelah mendapat remisi tahanan dalam program asmilisi narapidana untuk penanganan Covid-19. “Setelah keluar saya rutinkan belajar di rumah akhirnya bisa buat kerajinan seperti ini (menunjukkan karyanya),” tuturnya.

Baca Juga :  Tingkat Keterisian Ruang Isolasi di Kabupaten Kediri Hampir 100 Persen

Untuk membuat kerajinan tangan seperti replika Burung Merak, Kapal Pinisi dan Sepeda ontel, Yulianto membutuhkan waktu hingga satu minggu untuk sekali pengerjaannya.

Selain membuat replika Merak, Sepeda ontel dan Kapal pinisi, ia juga bisa membuat replika sepeda motor Harley dan Vespa. Dikatakan, untuk harga kerajinan tangannya paling murah 150 ribu dan paling mahal 300 ribu. “Semuanya yang penting tergantung pesanan,” ucap Yulianto.

Lebih lanjut, hasil kerajinan tangan Yulianto mendapat banyak peminat dari masyarakat di Kabupaten Kediri. Bahkan, seiring meningkatnya peminatnya, pesanan datang tak hanya dari kabupaten Kediri, melainkan sampai Mojokerto dan Surabaya.

 

 

Pewarta: Anis Firmansyah
Editor: Ubaidhillah

Kanal Terkait